Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat 03 Januari 2020, sekitar jam 05.30 WITA, dini hari. Aparat TNI, Polri dan pihak terkait lainnya siaga di lokasi bencana membantu masyarakat.
Banjir bandang dan tanah longsor melanda Kampung Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat 03 Januari 2020, sekitar jam 05.30 WITA, dini hari. Aparat TNI, Polri dan pihak terkait lainnya siaga di lokasi bencana membantu masyarakat.

Data Sementara Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sangihe

TAHUNA, publikreport.com – Jumat 03 Januari 2020, sekitar jam 05.30 WITA, dini hari, sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diterjang banjir bandang dan tanah longsor. Data Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe, Jumat 03 Januari 2019, pukul 15.00 WITA, menyebutkan, akibat bencana alam ini dua warga meninggal dunia, tiga orang luka-luka dan puluhan rumah mengalami kerusakan.

Korban meninggal dunia, yakni Lahode Mangepe (83), warga Kampung Lebo. Lahode hanyut terbawa arus bersama rumahnya. Dirinya ditemukan warga di pesisir pantai desa setempat, sekitar jam 08.00 WITA.

Saat ditemukan korban masih hidup, namun meninggal dunia saat dievakuasi ke Pustu (Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu) Kampung Lebo.

Korban hilang, bernama Armando Makanangin (18), warga Kampugn Lebo. Dugaan sementara korban tertimbun tanah longsor, di Lindongan III Kampung Lebo.

Tiga korban luka-luka, yakni Wilmar Budiman (72), Uce Makawimbang (46) dan Valen Pubukiran (13), ketiganya warga Kampung Lebo.

Wilmar, tertimbun reruntuhan bangunan. Ditemukan warga sekitar jam 06.30 WITA dalam keadaan selamat, lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liung Kendage, Tahuna menggunakan perahu.

BACA JUGA: Sangihe Diterjang Banjir, Telan Korban Jiwa

Leave a Reply