Ilustrasi kebakaran hutan di Australia. (Saeed KHAN/AFP)
Ilustrasi kebakaran hutan di Australia. (Saeed KHAN/AFP)

Kebakaran Hutan Australia Picu Badai Api

Karhutla Australia yang terjadi sejak September 2019 sudah menewaskan 18 orang, dan menghanguskan lebih dari 1,000 bangunan. Selain itu, diperkirakan sebesar 5,5 juta hektare lahan seluas Belanda atau Denmark ludes dilahap si jago merah.

Badai api dilaporkan terjadi di lokasi kebakaran hutan di Australia. Kondisi ini semakin membahayakan penduduk dan satwa setempat, serta bisa memicu lahan yang terbakar meluas.

Seperti dilansir CNN, Jumat 03 Januari 2020, badai api tersebut terjadi di kawasan selatan Australia, terutama negara bagian New South Wales, yang mengalami kebakaran hutan paling besar saat ini. Menurut Komisioner Pemadam Kebakaran Pedesaan New South Wales, Shan Fitzsimmons, salah satu anggotanya meninggal akibat truk pemadam yang ditumpanginya terbalik akibat diterpa badai api.

“Anggota kami yang mencoba memberikan pertolongan di lokasi menggambarkan situasi saat itu mengerikan. Mereka mengatakan terjadi badai api,” kata Fitzsimmons.

Badai Api terjadi akibat kobaran api membuat cuaca panas dan naik ke udara. Hal itu lantas membentuk pusaran angin dan menghisap api yang sedang membara.

Badai itu bisa membentuk awan yang disebut pyrocumulonimbus setinggi 16 kilometer.

Leave a Reply