Erupsi Gunung Api Taal di Batangas, Filipina.
Erupsi Gunung Api Taal di Batangas, Filipina.

BNPB Pastikan Abu Vulkanik Erupsi Gunung Api Taal Tak Sampai ke Indonesia

Direktur Phivolcs, Renato Solidum, mengatakan gunung berapi itu telah menunjukkan aktivitas seismik tingkat sedang hingga tinggi sejak Maret tahun lalu.

Pada hari Minggu, Phivolcs mencatat tiga gempa bumi, yang pertama pada jam 7:35 pagi diikuti oleh dua lagi pada jam 10:43 pagi dan 2.00 dini hari waktu setempat.

Aktivitas seismik, atau serangkaian peristiwa seismik di daerah itu terjadi dalam waktu singkat, dimulai sekitar pukul 11.00 ​pagi waktu setempat dan berlanjut selama beberapa jam.

Pukul 01.00 dini hari terjadi letusan freatik yang disebabkan oleh aktivitas hidrotermal dimulai di kawah utama Taal yang memuntahkan abu dan uap yang naik setinggi 100 meter.

Allan Loza, seorang spesialis penelitian sains di Phivolcs, mengatakan bahwa ledakan freatik secara historis terjadi sebelum letusan besar.

Tetapi ada beberapa contoh kasus ketika gejala itu tidak terjadi. Oleh sebab itu kita harus terus memantau,” tambahnya.

Phivolcs mengatakan juga mengamati adanya deformasi dari struktur gunungapi selama erupsi.

Penerbangan Dibatalkan

Seluruh penerbangan yang melalui Gunung Api Taal dibatalkan karena muntahan abu vulkanik dapat membahayakan pesawat.

Otoritas bandara Internasional Ninoy Aquino di Manila memberitahukan kepada maskapai agar membatalkan penerbangan demi alasan keamanan dan keselamatan.

Oleh sebab itu, para calon penumpang pesawat diminta agar menghubungi pihak maskapai untuk koordinasi lebih lanjut hingga himbauan larangan penerbangan dicabut.

Sebagai informasi, Taal adalah gunung berapi paling aktif kedua di Filipina dengan 34 letusan yang tercatat dan terakhir terjadi pada tahun 1977 dan tidak menyebabkan korban atau kerusakan.

Adapun dua dari letusan paling merusak dari erupsi Taal terjadi pada tahun 1911, menewaskan 1.335 orang, dan pada tahun 1965, menewaskan sekitar 200 di desa-desa terdekat.

Gunung Api Taal termasuk dalam jenis stratovolcano dan menjadi salah satu gunung api terkecil di dunia. Gunung api yang menjadi latar belakang video klip Katty Pery dalam lagunya berjudul “Roar” itu merupakan salah satu dari sekitar dua lusin gunung berapi aktif di Filipina, yang terletak di “Cincin Api,” sebuah wilayah seismik aktif di bumi yang rentan terhadap gempa bumi dan letusan gunung berapi. | DORANG

Leave a Reply