Ilustrasi.
Ilustrasi.

Rumah Tinggal Lama Tetap Harus Ada IMB

AIRMADIDI, publikreport.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Jack Paruntu menegaskan, Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) bukan hanya berlaku bagi mereka yang akan mendirikan dan memiliki rumah tinggal/gedung baru. Tapi rumah tinggal lama juga harus memiliki IMB.

“Banyak rumah tinggal yang sudah ada sejak jaman dahulu. Rumah-rumah itu, tetap harus memiliki IMB,” ungkap Jack, Jumat 17 Januari 2020.

Dengan memiliki IMB, menurut Jack, pemilik rumah tinggal dan tempat usaha akan mendapatkan keuntungan. Salah satunya jika nanti rumah tinggal atau tempat usaha akan dijual, maka bisa memiliki nilai jual tinggi.

“Harga pasti bagus jika tempat itu memiliki IMB,” jelasnya.

Rumah tinggal yang beralih menjadi tempat usaha, Jack mengingatkan juga wajib mengurus IMB.

70 persen belum ada IMB

Sesuai data tahun-tahun sebelumnya, Jack mengungkapkan, sekitar 30 persen rumah tinggal di Kabupaten Minut yang sudah memiliki IMB. Jumlah tersebut tidak termasuk perumahan umum (perum) yang dibangun developer. Karena pengurusan IMB perum, ditegaskannya, wajib bagi developer.

Berdasarkan data banyak rumah tinggal yang belum ber-IMB, Jack mengatakan, pihaknya kemudian menurunkan tim melakukan sosialisasi ke setiap kecamatan. Dengan adanya sosialisasi, menurutnya, sejak 2019, pengurusan IMB rumah tinggal meningkat.

“Bukan hanya warga yang sedang membangun tempat tinggal yang datang mengurus IMB. Tapi rumah yang sudah lama juga mereka buatkan IMB,” katanya. | GLENLY B

Leave a Reply