Aditya Van Gobel (20), warga Desa Minanga, Kecamatan Bintahuna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon, setelah dirinya terlibat perkelahian dengan FH alias Fahmi (21), warga Desa Sangkub, Kecamatan Sangkub, Kabupaten (Bolmut), Sabtu 18 Januari 2020, sore, di Mako (Markas Komando) Rindam (Resimen Induk Daerah Militer) Kodam (Komando Daerah Militer) XIII/Merdeka yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulut.
Aditya Van Gobel (20), warga Desa Minanga, Kecamatan Bintahuna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon, setelah dirinya terlibat perkelahian dengan FH alias Fahmi (21), warga Desa Sangkub, Kecamatan Sangkub, Kabupaten (Bolmut), Sabtu 18 Januari 2020, sore, di Mako (Markas Komando) Rindam (Resimen Induk Daerah Militer) Kodam (Komando Daerah Militer) XIII/Merdeka yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulut.

Di Mako Rindam Tomohon, Fahmi Aniaya Aditya

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Sabtu 18 Januari 2020, sekitar pukul 16.30 WITA, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon menerima informasi apabila di kompleks Mako (Markas Komando) Rindam (Resimen Induk Daerah Militer) Kodam (Komando Daerah Militer) XIII/Merdeka yang beralamat di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah terjadi tindak pidana penganiayaan dengan senjata tajam (sajam). Informasi ini disampaikan salah satu personil di Mako itu.

Terima informasi, kami langsung meluncur ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Disana kami mengamankan lelaki berinisial FH alias Fahmi (21), warga Desa Sangkub, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulut,” kata Kepala Tim (Katim) URC Totosik Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung.

Fahmi diamankan karena diduga telah menganiaya, Aditya Van Gobel (20), warga Desa Minanga, Kecamatan Bintahuna, Kabupaten Bolmut.

Pelaku dan korban, sama-sama merupakan buruh bangunan yang bekerja di dalam kompleks Mako Rindam Kodam XII/Merdeka di Kakaskasen,” jelas Yanny.

Tindak pidana terjadi, Yanny menceritakan, menurut keterangan korban, pelaku marah karena dirinya mengambil batako. Korban mengambil batako Fahmi, karena batakonya sudah habis.

Sementara Fahmi mengatakan saat itu dirinya sedang bekerja tidak jauh dari korban. Lalu korban mendekatinya dan tanpa berkata-kata langsung mengambil batako yang dikumpulkan dan disusunnya. Hal ini membuat Fahmi marah dan menegur korban dengan perkataan,

kiapa ngana ambe (kenapa anda ambil, red) batako kita ada susun”

Kiapa so (kenapa)?” jawab korban.

Mendengar jawaban itu, Fahmi marah. Dalam keadaan marah, lalu dirinya melihat sebilah pisau yang terselip di atap dapur tidak jauh dari tempatnya berdiri. Pisau itu diambilnya dan dipakai menyerang, menghujani tikaman ke arah kepala korban secara membabi buta,dan terjadilah perkelahian antara keduanya.

Saya sakit hati, karena batako diambilnya,” kata Yanny mengutib keterangan Fahmi.

Dari perkelahian kedua buruh bangunan ini, Aditya mengalami luka potong di bagian kepala. Sedangkan, Fahmi mengalami luka potong di bagian tangan.

Korban sementara dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon. Pelaku dan barang bukti, kami amankan dan diserahkan ke Mapolsek (Markas Kepolisian Sektor) Tomohon Utara,” terang Yanny. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply