Tim Cekal (Cegah Tangkal) Satuan Sabhara Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpn Ajun Inspektur Dua (Aipda) Melky Rotikan, Selasa 21 Januari 2020, sekitar jam 00.15 WITA, mengamankan tujuh anak muda yang diduga sedang pesta lem ehabond disalah satu bangunan bekas toko di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Tim Cekal (Cegah Tangkal) Satuan Sabhara Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpn Ajun Inspektur Dua (Aipda) Melky Rotikan, Selasa 21 Januari 2020, sekitar jam 00.15 WITA, mengamankan tujuh anak muda yang diduga sedang pesta lem ehabond disalah satu bangunan bekas toko di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Di Tumatangtang, 7 Anak Muda Diamankan

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Tujuh anak muda, masing-masing berinisial GR alias Geo (15), FP alias Fico (19), YR alias Yosua (16), WM alias Waraney (17), MJS alias Migel (22), RP alias Olan (22) dan RT alias Rifki (22) kesemuanya warga Kelurahan Tumatangtang I dan Matani, Selasa 21 Januari 2020, sekitar jam 00.15 WITA, diamankan Tim Cekal (Cegah Tangkal) Satuan Sabhara Kepolisian Resort (Polres) Tomohon yang dipimpn Ajun Inspektur Dua (Aipda) Melky Rotikan. Kelompok anak muda ini diduga sedang pesta lem ehabond di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Saat melakukan patroli, kami menemukan kelompok anak muda yang sedang berkumpul di salah satu bangunan bekas toko yang ada di Kelurahan Tumatangtang. Karena sudah larut malam, kami melakukan pemeriksaan terhadap mereka dan menemukan lem ehabond. Saat diinterogasi, mereka mengakui lem itu milik mereka dipakai untuk menghirupnya,” jelas Melky.

Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polres Tomohon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Edy Suryanto sangat menyayangkan sejumlah anak muda yang melakukan pesta lem ehabond dan berada di jalanan pada waktu yang sudah larut malam.

“Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak-anak, apalagi ketika sudah larut malam belum pulang ke rumah. Jangan nanti kita sebagai orang tua akan menyesal, ketika anak-anak kita sudah terlibat hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi dengan ketujuh anak muda yang diamankan ini,” katanya. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply