Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ina Kaget Lihat Velix Tergantung di Pohon Alpukad

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Peristiwa gantung diri, Rabu 22 Januari 2020, menghebohkan warga Kota Tomohon. Velix Pontororing, warga Lingkungan III, Kelurahan Talete II, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), ditemukan warga tergantung dengan tali berwarna kuning yang terikat pada dahan pohon alpukad.

Mengetahui adanya peristiwa gantung diri, Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Tengah, Inspektur Dua (Ipda) Simon Wendersteydt dan perwira pengawas, Ipda Djemi Rengkuan bersama personil piket langsung mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan.

Kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Ipda Simon Wendersteydt.

Korban, dari keterangan yang dikumpulkan polisi ditemukan pertama kali oleh tetangga, Martina Malage alias Ina. Sebelumnya Ina dimintai tolong oleh Leti Turang, isteri korban untuk mencari suaminya.

Saat mencari di sekitar rumah, tiba-tiba Ina berteriak histeris di belakang rumah. Leti bergegas mendekati Ina untuk memastikan apa yang terjadi. Bak disambar petir di siang bolong, Leti sangat terkejut mendapati suaminya dalam keadaan tergantung pada seutas tali warna kuning yang diikatkan di dahan pohon alpukad. Leti berteriak sambil berlari memanggil warga sekitar.

Sesaat kemudian tetangga, Frets Rumende dan Enal Tharesa datang dan menurunkan Velix dari atas pohon. Keduanya dibantu Riczi Muntu lalu mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon.

Dokter Jaga RSU Bethesda Tomohon, dr Militia Dolontehde kepada polisi menjelaskan, korban tiba di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain bekas ikatan atau jeratan tali di leher.

Pihak keluarga menolak otopsi yang dinyatakan melalui surat pernyataan,” jelas Ipda Simon Wendersteydt.

Leti kepada polisi menceritakan, sebelumnya, Selasa 21 Januari 2020, malam, suaminya pamit melayat ke saudaranya di kelurahan setempat. Rabu 22 Januari 2020, dini hari, suaminya mengirim pesan singkat (SMS) kepadanya yang berisi, “Ma, jangan lupa besok pagi jam 7 akan kontrol di rumah sakit”.

Rabu 22 Januari 2020, sekitar jam 06.30 WITA, Velix pulang ke rumah dan ditegur, “kenapa baru pulang? Kan mau kontrol ke rumah sakit”. Suaminya meminta maaf kemudian meninggalkan isterinya.

Sekitar jam 10.00 WITA, Leti mencari suaminya yang sehari-hari dikenal berprofesi sebagai guru, namun tak ditemukan. Ia lalu meminta tolong tetangganya, Martina Malage alias Ina untuk ikut mencari di sekitar rumah mereka. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply