Evakuasi terhadap pendaki yang tidak sadarkan diri di Pos I pendakian Gunung Lokon oleh personil gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Utara dan Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Jumat 31 Januari 2020.
Evakuasi terhadap pendaki yang tidak sadarkan diri di Pos I pendakian Gunung Lokon oleh personil gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Utara dan Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Jumat 31 Januari 2020.

Pendaki Tak Sadarkan Diri di Gunung Lokon

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Personil gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Utara dan Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Jumat 31 Januari 2020, mengevakuasi seorang pendaki perempuan berinisial KK alias Kartini di Gunung Lokon. Perempuan yang merupakan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Utara (Sulut) dilaporkan pingsan saat berada di Pos I pendakian Gunung Lokon.

Peristiwa ini dilaporkan lelaki SL alias Septiawan, mahasiswa, sekitar jam 07.30 WITA ke Polsek Tomohon Utara.

Dia melaporkan bahwa rekan perempuan mereka, Kartini, pingsan saat berada di seputaran Gunung Lokon,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tomohon Utara, Ajun Komisaris Polisi (AKP)a Ronny Rondonuwu.

Yuk, Jalan-jalan di Kota Tomohon

Terima laporan, Ronny mengatakan, anggota Polsek Tomohon Utara, bersama gabungan personil yang terdiri dari Intelkam (Intelejen Keamanan) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tomohon dan bidang kesehatan langsung ke lokasi. Tiba di lokasi, yakni di Pos I pendakian Gunung Lokon, Kelurahan Kakaskasen I, Kecamatan Tomohon Utara, mereka mendapati Kartini dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Kami bersama rekan korban, mengevakuasinya bersama 13 pendaki yang lain, untuk turun dari kompleks pendakian Gunung lokon. Selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bethesda Tomohon, untuk mendapatkan perawatan medis,” papar Ronny.

Kronologi

Septiawan dalam laporannya ke Polsek Tomohon Utar menceritakan, Jumat 31 Januari 2020, sekitar jam 03.00 WITA, merek mulai mendaki Gunung Lokon, tiba dilokasi jam 04.00 WITA.

Jam 07.00 saat berada di lokasi Pos 1 Gunung lokon, tiba-tiba turun hujan deras.a “Kkami semua basah kuyup dan kedinginan termasuk korban. Apalagi kami tidak membawa jas hujan,” ceritanya.

Dua WNA yang Hilang di Gn Lokon Ditemukan

Tak lama berselang, Septiawan mengaku, melihat Kartini menggigil dan tiba-tiba jatuh pingsan dan tak sadarkan diri. Melihat hal ini, dirinya bersama teman-temannya berusaha mencari pertolongan.

Saya langsung turun dari Gunung Lokon dan melaporkan hal ini ke Polsek Tomohon Utara,” kisahnya.

Setelah melapor, Septiawan melanjutkan, dirinya bersama dengan anggota Polri menuju ke lokasi, dimana Kartini pingsan. Selanjutnya korban dievakuasi bersama rekan-rekan pendaki lainnya.

Dalam perjalanan turun dari gunung, Septiawan menjelaskan, mereka bertemu dengan seorang ibu bersama anggota Polri lainnya.

Selanjutnya kami tahu, bahwa ibu ini bertugas sebagai tenaga medis di Polres Tomohon. Dilakukan pemeriksaan medis awal kepada teman kami. Setelah pemeriksaan, kami bersama dengan anggota Polri yang ada, melanjutkan perjalanan turun dari Gunung Lokon,” paparnya.

Tomohon Kota Destinasi Wisata Gunung Berapi

Saat mendekati lokasi yang aman, yakni di kaki Gunung Lokon, mereka bertemu anggota BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan TNI (Tentara Nasional Indonesia), yang selanjutnya menaikkan rekan-rekannya ke ambulance dan membawa korban ke rumah sakit

Diana Polii petugas bidang kesehatn Polres Tomohon menjelaskan, korban Kartini mengalami hipotermia atau penurunan suhu badan akibat kedinginan.

Korban setelah dievakuasi langsung dibawa ke RSU Bethesda Tomohon, menggunakan ambulance untuk mendapatkan perawatan media,” tambah AKP Ronny Rondonuwu. | TOMMY WAHANI

Leave a Reply