AKBP Sudung Ferdinand Napitu, Kapolres Kepulauan Sangihe.
AKBP Sudung Ferdinand Napitu, Kapolres Kepulauan Sangihe.

Menunggu Sertijab, Sudung: Saya Bangga Pernah Bertugas di Sangihe

TAHUNA, publikreport.com – Tak terasa nyaris dua tahun atau tepatnya satu tahun sebelas bulan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sudung Ferdinand Napitu menjabat Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Saat ini dirinya menanti serah terima jabatan (sertijab). Pasalnya, dirinya telah dimutasi ke jabatan baru sebagi Wakil Direktur (Wadir) Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kepolisian Daerah (Polda) Sulut.

Saya bangga pernah bertugas di kawasan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina. Saya sangat bangga dipercayakan pimpinan bisa menjabat Kapolres Kepulauan Sangihe. Apalagi secara umum tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab dapat kita kerjakan, walaupun itu belum sempurna, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” ucapnya.

Meski merasa masih ada kekurangan dalam melaksanakan tugas sebagai Kapolres Kepulauan Sangihe, Sudung mengaku tak merasakan atau berdampak lebih bagi dirinya. Sebab kerja sama dan dukungan dari instansi lingkup Pemerintah Kabupaten Sangihe, instansi vertikal serta internal Polres Sangihe, ditambah dukungan masyararakat selalu berjalan dengan baik.

BACA JUGA: Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Lokasi Bencana

BACA JUGA: Satlantas Polres Sangihe Tuai Pujian

BACA JUGA: Selang 2019, Polres Sangihe Tangani 593 Kasus Kriminal

“Intinya saya masih bisa bersyukur disisa-sisa hari di Sangihe. Tugas yang menjadi prioritas dan juga menjadi atensi dari masyarakat bersama pemerintah bisa kita kerjakan, diantaranya pelayanan penanganan bencana alam serta pola-pola pelayanan masyarakat dapat diperbaiki, seperti layanan SIM (Surat Ijin Mengemudi) keliling maupun layanan cepat SIM beserta persuratan kendaraan lainnya,” jelasnya.

Waktu yang tersisa sambil menanti sertijab dengan penggantinya, Sudung merasa berkewajiban berpamitan kepada seluruh lapisan masyarakat Kepulauan Sangihe maupun pemerintah setempat.

“Saat ini kita di Sangihe masih diliputi suasana adat Tulude yang digelar masing-masing wilayah, dan kebetulan saya diundang, kesempatan buat saya akan berpamitan kepada masyarakat Kepulauan Sangihe,” tuturnya. | VEBE

Leave a Reply