Sepeda motor jenis Yamaha Vixion nomor polisi DB 5487 QL, diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Ranoyapo. Sepeda motor ini dikendarai lelaki FS alias Frangko (23), warga Desa Kinalawiran, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan membonceng pacarnya, Vindy Buyung (24), warga Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo.
Sepeda motor jenis Yamaha Vixion nomor polisi DB 5487 QL, diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Ranoyapo. Sepeda motor ini dikendarai lelaki FS alias Frangko (23), warga Desa Kinalawiran, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan membonceng pacarnya, Vindy Buyung (24), warga Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo.

Diduga Loncat dari Sepeda Motor, Mahasiswi Ini Meninggal Dunia

AMURANG, publikreport.com – Seorang mahasiswi bernama Vindy Buyung (24), warga Desa Ranoiapo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Cantia, Tompasobaru. Vindy diduga meloncat dari sepeda motor yang dikendarai pacarnya saat berada di jalan raya antara Desa Ranoiapo dan Desa Lindangan, Kecamatan Tompasobaru, Senin 10 Februari 2020, sekitar jam 02.00 WITA.

Saat itu, menurut Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ranoyapo, Inspektur Satu (Iptu) Rani Rorong, korban dibonceng pacarnya lelaki berinisial FS alias Frangko (23), warga Desa Kinalawiran, Kecamatan Tompasobaru dengan sepeda motor jenis Yamaha Vixion nomor polisi DB 5487 QL.

“Keterangan dari pengendara sepeda motor, lelaki Frangko, saat itu korban menjatuhkan diri dari atas sepeda motor,” ungkap Rani.

Tubuh korban yang jatuh membentur aspal mengakibatkan luka lecet di kaki kiri dan kaki kanan, bengkak di kepala bagian belakang, serta telinga mengeluarkan darah.

“Oleh sang pacar, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Cantia Tompasobaru guna mendapatkan perawatan medis. Namun nyawa korban tak tertolong lagi,” jelas Rani.

BACA JUGA: Hendak Bawa Kabur Mahasiswi, Sopir Angkot Diamankan

Lokasi kejadian, Rani mengatakan, telah didatangi personil yang dipimpinnya, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan bahan keterangan serta mengamankan barang bukti.

“Pihak keluarga korban telah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi. Adapun barang bukti sepeda motor serta pengendara atas nama Frangko telah kami amankan untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan lanjutan,” ujarnya. | RIO YANTO

Leave a Reply