Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 23 Februari 2020, sekitar jam 02.30 WITA, mengamankan kakak beradik, masing-masing lelaki berinisial GK alias Gren (18) dan SK alias San (28), keduanya warga Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Keduanya diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap, lelaki berinisial KM alias Kif (22), warga Lansot.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon, Minggu 23 Februari 2020, sekitar jam 02.30 WITA, mengamankan kakak beradik, masing-masing lelaki berinisial GK alias Gren (18) dan SK alias San (28), keduanya warga Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Keduanya diduga telah melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap, lelaki berinisial KM alias Kif (22), warga Lansot.

Totosik Amankan Kakak Beradik Warga Lansot

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Kakak beradik, masing-masing lelaki berinisial GK alias Gren (18) dan SK alias San (28), keduanya warga Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu 23 Februari 2020, sekitar jam 02.30 WITA, diamankan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon.

Kakak beradik ini diamankan, menurut Kepala Tim (Katim) URC Totosik, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung karena keduanya diduga terlibat pada perkelahian/pengeroyokan di salah satu rumah warga yang sedang menggelar acara syukuran di Kelurahan Lansot.

Kami sedang melakukan patroli, saat tiba di Kelurahan Lansot, kami melihat ada kerumunan anak muda. Kami cek ternyata ada keributan. Sampai di tempat kejadian, kami melihat ada perkelahian. Tim mengambil tindakan dengan mengamankan Gren dan San serta korban lelaki berinisial KM alias Kif (22), warga Lansot,” jelas Yanny.

Dari interogasi awal yang dilakukan terhadap Gren dan San, Yanny menceritakan, pengeroyokan dilakukan keduanya karena sakit hati dan dendam kepada Kif atas peristiwa yang sudah lampau. Kebetulan di acara itu, Gren melihat Kif. Gren mendekat dan disinyalir langsung memukulnya. Saat Gren beraksi datang San. San yang merupakan kakak Gren, langsung ikut menganiaya Kif.

Gren dan San, kami amankan dan telah diserahkan ke Mapolsek (Markas Kepolisian Sektor) Tomohon Selatan,” kata Yanny.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tomohon Selatan, Inspektur Satu (Iptu) Widodo mengakui apabila dirinya menerima dua terduga pelaku penganiayaan dari Tim URC Polres Tomohon.

Keduanya sudah di Mapolsek. Penganiayaan dilatar belakangi dendam lama,” ujarnya. | RIO YANTO

Leave a Reply