Ilustrasi.
Ilustrasi.

Kapolres Minahasa: Tak Kompromi dengan Pembawa Sajam

KRIMINALITAS

TONDANO, publikreport.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Denny Situmorang menegaskan, pihaknya tidak kompromi terhadap pelaku pembawa senjata tajam (sajam), apakah di acara suka maupun duka.

“Jika ada kedapatan membawa sajam, apa lagi di tempat umum, langsung diamankan dan digiring ke kantor polisi. Mereka akan diproses sesuai undang-undang yang berlaku. Dan tidak ada penangguhan bagi mereka,” tegasnya, Senin 24 Februari 2020.

Kasus tindak pidana penganiayaan di wilayah hukum Polres Minahasa pada awal tahun 2020 ini, menurut Denny, sangat meresahkan. Awal tahun ini, setidaknya ada lima kasus penganiayaan dengan menggunakan sajam hingga menelan korban jiwa.

Sangat disayangkan kasus itu didominasi oleh anak dibawah umur, baik itu pelaku maupun korban,” ungkapnya.

Untuk itu, Denny menyatakan, pihaknya akan gencar melakukan razia sajam di tempat – tempat umum dan acara suka maupun duka, bersamaan dengan patroli cipta kondisi (cipkon). Tujuannya untuk menekan dan meminimalisir terjadinya kasus penganiayaan.

Selain sajam, Denny mengatakan, pihaknya terus melakukan razia minuman keras (miras) di warung-warung. Miras merupakan salah satu pemicu terjadinya tindak kejahatan.

“Jika orang sudah mengkonsumsi minuman keras, apa lagi sudah berlebihan, pasti akan berpotensi terjadinya perkelahian. Untuk itu saya tegaskan, sajam dan miras menjadi target operasi jajaran Polres Minahasa,” ujarnya.

Kepada semua pihak, Denny mengimbau, agar dapat membantu pihak kepolisian. Untuk mencegah agar tidak terjadi tindakn kejahatan di Kabupaten Minahasa.

Mari sama-sama kita menjaga daerah ini agar tetap aman dan kondusif,” ajaknya.

Leave a Reply