Konferensi pers, Selasa 03 Maret 2020, Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut) menghadirkan tersangka kasus narkotika jenis sabu, yakni lelaki berinisial SN alias San (22), warga Desa Taopa, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Konferensi pers, Selasa 03 Maret 2020, Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut) menghadirkan tersangka kasus narkotika jenis sabu, yakni lelaki berinisial SN alias San (22), warga Desa Taopa, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Bawa Sabu, Lelaki Asal Parigi Moutong Ditangkap

KRIMINALITAS

MINUT, publikreport.com – Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa Utara (Minut) berhasil meringkus lelaki berinisial SN alias San (22) warga Desa Taopa, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 3 paket. Lelaki ini ditangkap di Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minut, Provinsi Sulut, Minggu 23 Februari 2020, sekitar pukul 13.00 WITA.

Penangkapan ini, menurut Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Minut, Inspektur Satu (Iptu) Fandi Ba’u, berdasarkan laporan masyarakat, sehingga timnya langsung bergerak cepat meringkus tersangka bersama barang bukti.

“Tiga paket narkotika jenis sabu berhasil diamankan, dimana setiap paket berbeda-beda beratnya. Paket pertama seberat 0,58 gram, paket kedua seberat 0,63 gram dan paket ketiga 0,52 gram,” jelasnya pada konferensi pers Selasa 03 Maret 2020.

Kasus ini, Fandi mengatakan, terus dikembangkan guna mengetahui apakah pelaku sebagai pengedar atau pemakai. Bahkan Tim Polres Minut telah mendatangi Kabupaten Parigi Moutong guna mengejar bandar sabu.

“Narkoba ini dibeli dari Moutong dan kami terus melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Sabu Asal Kalimantan Beredar di Manado

BACA JUGA: Kurir Sabu Antar Provinsi Dibekuk

BACA JUGA: Bawa Sabu dari Palu, RD Diringkus di Maumbi

Pelaku, Fandi menjelaskan, akan dikenakan Pasal 114 dan 115 tentang narkotika dengan ancaman penjara 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Grace Rahakbau mengatakan, dirinya akan memberikan penghargaan bagi anak buahnya yang melakukan penangkapan.

“Anggota akan mendapatkam reward. Ini bagian dari petunjuk Kapolda untuk mewujudkan SDM polisi yang unggul,” ujarnya. | GLENLY B

Leave a Reply