Merek fesyen London, A Hot Second mengundang pengunjung untuk menukarkan pakaian mereka untuk pengalaman mode digital melalui 'cermin realitas campuran'. (foto: carlings)
Merek fesyen London, A Hot Second mengundang pengunjung untuk menukarkan pakaian mereka untuk pengalaman mode digital melalui 'cermin realitas campuran'. (foto: carlings)

Perubahan Fesyen Dalam Satu Dekade Terakhir

Perubahan signifikan terjadi di dunia mode pada era 2010-an, tak terkecuali meningkatnya kesadaran akan kerusakan yang diakibatkan oleh fesyen pada iklim.

Bersamaan dengan ini ada perasaan bahwa kita telah mencapai ‘hal-hal penting’, dan pengaruh yang meningkat dari kaum milenial dan Gen Z. Muncul juga perasaan bahwa, akhirnya, keberagaman dalam mode akan menjadi arus utama.

Berikut adalah tujuh perubahan terbesar yang kita lihat dalam dekade ini.

Pengaruh milenial

Plin-plan, bergairah, sembrono: begitulah orang-orang yang lahir antara tahun 1981 dan 1996 mempertahankan merek-merek fesyen.

Di mana dulu para fashionista menunggu dengan sabar untuk musim baru, milenal – yang saat ini membentuk sekitar 30% dari populasi dunia (karena akan diambil alih oleh Gen Z ) – menginginkan semuanya sekarang, sekarang, sekarang. Apakah ini merupakan tanggapan busana instan untuk acara budaya atau kolaborasi dengan ikon.

Industri fesyen telah berusaha untuk mengikuti; waktu tunggu rata-rata dalam produksi pakaian telah menurun dari 120 hari menjadi 60 hari.

Apakah ini membuat generasi millenial bahagia? Tidak.

Meningkatnya kesadaran akan masalah keberlanjutan dan reaksi terhadap banyaknya produk yang dihadirkan kepada mereka dari semua sudut telah berkontribusi pada gerakan yang muncul melawan fesyen yang berlebihan.

Faktanya, tanda-tandanya adalah bahwa milenial telah mencapai ‘puncak’: 74% orang Amerika sekarang lebih suka menghabiskan uang untuk ‘pengalaman’ – restoran, perjalanan dan spa – daripada barang-barang. Apa yang harus dilakukan merek fesyen?

Keanekaragaman di atas catwalk

Kembali pada tahun 2008, supermodel Naomi Campbell mengatakan model berkulit hitam telah ‘dikesampingkan’ oleh agensi model karena warna mereka.

Leave a Reply