Kerukunan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), nampak dari rumah ibadah berbagai agama yang dibangun berdekatan.
Kerukunan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), nampak dari rumah ibadah berbagai agama yang dibangun berdekatan.

Bolmong Indonesia Mini dari Utara

BACA JUGA: Mengenal (Sedikit) Raja-Raja Bolaang-Itang

Tak hanya di bidang sosial-agama, Marthen mengungkapkan, dikomposisi jabatan pemerintahan juga ada pemerataan.

Pejabat disini tidak hanya didominasi oleh orang-orang dari suku atau agama tertentu. Pemimpin kita disini punya kebijakan birokrasi kepemimpinan yang sangat adil,” ungkap putera Tombulu berdarah Tomohon dan Pineleng yang kini telah berdomisili di Desa Mariri Baru, Kecamatan Poigar ini.

Haji Sam Paputungan, salah satu tokoh di Tanah Totabuan membenarkan apa yang dikemukakan Marthen Tangkere.

Kabupaten Bolmong sangat spesial, sangat aman dan punya toleransi keagamaan dan budaya yang sangat luar biasa. Semua warga punya hak dan kebebasan yang sama. Warga disini sudah kawin-mawin baik yang beda suku maupun agama,” jelasnya.

Bukti lain.

Kapan terdengar pergesekan antar suku atau agama disini. Dalam sejarahnya, disini tidak pernah terjadi konflik berlatar belakang SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan). Kalau ada peristiwa keributan, itu biasanya murni konflik pribadi atau kenakalan remaja,” terangnyanya.

Ditambahkan, Ketut Tamiasa, warga keturunan Bali di Bolmong juga mengakui kerukunan di Bolmong.

Umur saya sudah 44 tahun. Saya lahir di Lolak. Disini kita hidup berbaik-baikan dengan semua agama dan asal daerah berbeda seperti Minahasa,” tuturnya. | JOPPY JW

Leave a Reply