Ujicoba pembuatan bahan bakar biogas dari tumbuhan eceng gondok di halaman Makodim 1302/Minahasa, Senin 09 Maret 2020. Pembuatan biogas dari eceng gondok ini merupakan ide Dandim 1302/Minahasa, Letkol (Inf) Slamet Raharjo yang kemudian dikonsultasikan dengan dua profesor, yakni Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Robert Molenard dan instruktur lapangan, Prof John Mongkau.
Ujicoba pembuatan bahan bakar biogas dari tumbuhan eceng gondok di halaman Makodim 1302/Minahasa, Senin 09 Maret 2020. Pembuatan biogas dari eceng gondok ini merupakan ide Dandim 1302/Minahasa, Letkol (Inf) Slamet Raharjo yang kemudian dikonsultasikan dengan dua profesor, yakni Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Robert Molenard dan instruktur lapangan, Prof John Mongkau.

Eceng Gondok Dibuat Biogas

MINAHASA, publikreport.com – Terkait eceng gondok yang mewabah di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), muncul ide dibenak Komandan Distrik Militer (Dandim) 1302/Minahasa, Letnan Kolonel (Letkol) (Infantri (Inf), Slamet Raharjo. Ide tersebut, yakni menjadikan eceng gondok sebagai bahan bakar biogas.

Ide tersebut kemudian dikonsultasikannya dengan dua profesor, yakni Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Robert Molenard dan instruktur lapangan, Prof John Mongkau. Ide tersebut direspons positif oleh kedua profesor tersebut.

Para prajurit dijajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa, selanjutnya diperintahkan Letkol (Inf) Slamet Raharjo mengumpulkan bahan baku, yakni batang eceng gondok untuk diujicoba produksinya.

Dengan penuh ketelitian dan kesabaran, proses pembuatan biogas dimulai, Senin 09 Maret 2020, bertempat di halaman Makodim 1302/Minahasa. Hasilnya cukup spektakuler.

“Tujuan saya membuat inovasi ini adalah agar masyarakat khususnya yang ada di Kabupaten Minahasa bisa memanfaatkan eceng gondok menjadi sesuatu yang berguna bagi kehidupan. Uji coba biogas sudah kami lakukan, dan hasilnya menurut saya luar biasa. Api yang dihasilkan oleh biogas dari tumbuhan eceng gondok tidak berbeda dengan api dari gas yang lain,” kata Slamet Raharjo.

BACA JUGA: Eceng Gondok Mewabah di Danau Tondano, TNI Kucurkan Rp1 M

BACA JUGA: Positif dan Negatif Tumbuhan Eceng Gondok

Kedepan, Slamet mengatakan, pihaknya berencana untuk menggelar pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari eceng gondok.

Saya berharap masyarakat bisa ikut serta dalam pelatihan tersebut. Pelatihan ini gratis tidak dipungut biaya,” tambahnya. | RIO YANTO

Leave a Reply