Direktur Usaha Angkutan Barang PT Pelni Pusat, Masrul Halimi saat menyerahkan bantuan life jacket bagi nelayan di 15 kapal ikan (pajeko) yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Direktur Usaha Angkutan Barang PT Pelni Pusat, Masrul Halimi saat menyerahkan bantuan life jacket bagi nelayan di 15 kapal ikan (pajeko) yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

PT Pelni Salurkan Ratusan Life Jacket ke 15 Kapal Pajeko

SANGIHE, publikreport.com – PT Pelni (Pelayaran Nasional Indonesia) memberikan bantuan sebanyak 225 life jacket kepada 15 kapal ikan (pajeko) yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Masing-masing pajeko mendapatkan 15 life jacket. Bantuan life jacket ini diserahkan Direktur Usaha Angkutan Barang PT Pelni Pusat, Masrul Halim, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wisnu Nugroho, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlantamal) Tahuna, Dony Aribowo, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kepulauan Sangihe, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tony Budhi Susetyo, Kepala Kantor Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Tahuna, Mocodompis Muhaling dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Sangihe, Harry Wolf.

Penyerahan life jacket ini, menurut Direktur Usaha Angkutan Barang PT Pelni, Masrul Halimi agar para nelayan tetap memperhatikan keselamatan kerja ketika sedang berada di laut. Diharapkannya bantuan life jacket jangan hanya tersimpan di rumah, tapi disimpan di kapal, agar nelayan dapat menggunakannya ketika dibutuhkan.

“Kami dari pihak PT Pelni terus mendorong setiap kapal harus memiliki life jacket. Apalagi kapal-kapal ikan yang nyaris setiap hari melaut. Jadi bantuan life jacket ini juga untuk memotivasi nelayan agar turut peduli keselamatan kerja,” jelas Masrul saat ditemui usai kegiatan.

BACA JUGA: Nelayan Terima Bantuan Pamboat

BACA JUGA: Tambahan Kapal Patroli Bagi Bakamla Zona Maritim Tengah

Ditemui terpisah, Kepala PT Pelni Cabang Tahuna, Hamdan Janis mengatakan, bantuan life jacket oleh PT Pelni sudah tepat sasaran. Alasannya sejauh ini masih ada pajeko di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang belum memiliki life jacket.

“Kami juga sangat berterima kasih dengan adanya kepedulian PT Pelni pusat terhadap keselamatan nelayan di Kepulauan Sangihe. Apalagi perairan Sangihe memiliki kerawanan yang perlu kewaspadaan terhadap cuaca ekstrim yang tak jarang datang secara tiba-tiba,” kata Hamdan yang juga menjabat Ketua Kelompok Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Kepulauan Sangihe. | VEBE

Leave a Reply