Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Klabat, Estrella Tacoh pada suatu kegiatan mendampingi Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Vonnie Anneke Panambunan.
Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Klabat, Estrella Tacoh pada suatu kegiatan mendampingi Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Vonnie Anneke Panambunan.

Pandemi Covid-19, Dirut PUD Klabat Bantah Adanya Penutupan Pasar

MINUT, publikreport.com – Beredar isu di masyarakat apabila pasar tradisional di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan ditutup guna mencegah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kabar tersebut, dibantah Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (PUD) Klabat, Estrella Tacoh. Menurutnya, lima pasar tradisional di Kabupaten Minut, yakni Pas

ar Airmadidi, Sukur, Kema, Kauditan dan Likupang masih beroperasi. Manajemen PUD Klabat hanya membatasi pedagang yang bukan warga Minut untuk berjualan di Pasar Airmadidi.

“Atas nama Bupati Kabupaten Minut, Vonnie Anneke Panambunan, PUD Klabat tetap mengikuti instruksi pemerintah yang berlaku saat ini. Kita lagi membatasi pedagang-pedagang bukan masyarakat Minut. Saya harapkan pedagang yang diluar Minut melapor kepada petugas pasar. Pasar Airmadidi beroperasi sampai jam 12 siang mengingat social distancing,” jelas Estrella, Minggu 22 Maret 2020.

BACA JUGA: Terkait Covid-19, Bupati Imbau Warga Jangan Panik

BACA JUGA: Lagi, Uang Palsu Beredar di Pasar Tradisional Minut

BACA JUGA: Cara Membuat Disinfektan Alami untuk Mencegah Virus
BACA JUGA: Hand Sanitizer: Manfaat, Penggunaan, Cara Membuat, dll

Pedagang di pasar, Estrella berharap, harus memakai masker, sarung tangan dan hand sanitizer dalam bertransaksi. Selain itu dimintanya, selesai berjualan pedagang langsung kembali ke rumah masing-masing.

“Ada beberapa pedagang tidak berjualan karena social distancing, maka dari itu pasar sepi,” ujarnya. | GLENLY B

Leave a Reply