Timsus Maleo Polda (Kepolisian Daerah) Sulut (Sulawesi Utara) membekuk komplotan begal bersenjata yang beraksi di wilayah hukum Polresta (Kepolisian Resort Kota) Manado. Hal tersebut merupakan rangkaian skenario simulasi penanganan tindak pidana komplotan begal bersenjata, yang diperagakan Timsus Maleo di hadapan Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa dan para pejabat utama, usai pelaksanaan launching Tim Maleo, di halaman apel Mapolda Sulut, Kamis 26 Maret 2020.
Timsus Maleo Polda (Kepolisian Daerah) Sulut (Sulawesi Utara) membekuk komplotan begal bersenjata yang beraksi di wilayah hukum Polresta (Kepolisian Resort Kota) Manado. Hal tersebut merupakan rangkaian skenario simulasi penanganan tindak pidana komplotan begal bersenjata, yang diperagakan Timsus Maleo di hadapan Kapolda Sulut Irjen Royke Lumowa dan para pejabat utama, usai pelaksanaan launching Tim Maleo, di halaman apel Mapolda Sulut, Kamis 26 Maret 2020.

Basmi Kejahatan, Polda Sulut Launching Timsus Maleo

MANADO, publikreport.com – Tim Khusus (Timsus) Maleo yang beranggotan 50 personil polisi pilihan, Kamis 26 Maret 2020, dilaunching Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut), Inspektur Jenderal (Irjen) Royke Lumowa. Timsus Maleo yang merupakan gabungan dari beberapa satuan ini akan membasmi berbagai kejahatan dan terjun ke daerah bencanan.

Saudara-saudara selaku Timsus dengan tujuan sebagai pasukan pendobrak, pasukan pertama dan terakhir membasmi segala bentuk gangguan kejahatan, khususnya di depan umum, di jalan raya,” tegas Kapolda Sulut, Irjen Royke Lumowa.

Selain itu juga, Royke mengatakan, tim ini juga dituntut harus mampu menanggulangi gangguan kejahatan dalam bentuk apapun termasuk bencana.

Gangguan keamanan bukan hanya kejahatan tapi ada bencana. Segala bentuk bencana harus mampu diatasi. Saat ini ada bencana corona, tim ini harus mampu bekerja sama dengan pemerintah, TNI (Tentara Nasional Indonesia) dan masyarakat serta siapa saja,” jelasnya.

Selain perlengkapan senjata api (senpi) dan kendaraan bermotor, tim ini juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD), yang siap diterjunkan apabila diperlukan, terkait pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Royke berharap pelatihan anggota agar terus diasah untuk meningkatkan kemampuan diri masing-masing personil Tim Maleo.

BACA JUGA: Wakapolda: Kejahatan di Sulut Angkanya Cukup Banyak

Leave a Reply