Cengkih, tanaman kaya manfaat yang khasiatnya juga bisa digunakan sebagai disinfektan alami untuk penangkal virus corona. (foto: junaidihanafiah/mongabayindonesia)
Cengkih, tanaman kaya manfaat yang khasiatnya juga bisa digunakan sebagai disinfektan alami untuk penangkal virus corona. (foto: junaidihanafiah/mongabayindonesia)

Disinfektan Alami Ampuh Tangkal Virus Corona

Mengutip alodokter, disinfektan merupakan sterilisasi untuk benda mati sementara untuk manusia digunakan antiseptik. Bahan disinfektan berbeda dengan antiseptik baik secara tujuan, dosis, dan teknik yang digunakan. Bahan antiseptik harus aman pada mata, kulit, maupun luka. Antiseptik biasanya digunakan untuk mencuci tangan, membersihkan permukaan kulit yang terluka, serta mengobati infeksi kulit.

Pentingnya disinfektan

Proses disinfeksi [penyemprotan disinfektan] memang efektif membunuh virus. Peneliti Mikrobiologi dari Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia [LIPI], Sugiono Saputra mengatakan, disinfeksi merupakan langkah mencegah penularan dengan membunuh virus [COVID-19] yang mungkin masih bertahan di benda atau tempat tertentu.

Sugiono menyarankan, penyemprotan disinfektan, selain di rumah, sebaiknya dilakukan juga di tempat ramai dan fasilitas umum seperti tempat peribadatan, mall, ekskalator, airport, stasiun, gerbong kereta, bus, toilet atau tempat indoor, dan benda lainnya yang sering disentuh manusia.

Salah satu langkah untuk menghentikan penyebaran penyakit selain personal hygiene juga lingkungan,” urainya kepada Mongabay Indonesia, Senin 23 Maret 2020.

Pentingnya disinfeksi karena memang ada studi yang mengatakan bila virus corona, bisa bertahan di benda mati. Bahkan di udara hingga beberapa jam.

Untuk benda, bisa dengan disinfektan yang mengandung alkohol minimal 65% atau bahan lain. Bisa juga dengan sodium chloride yang bisanya ada pada pemutih/bleaching agent. Tentu saja penyemprotan harus rutin, misalkan 2 kali sehari karena kalau benda-benda sudah tersentuh tentu saja potensi terkontaminasi lagi,” lanjutnya.

Untuk disinfeksi udara, bisa menggunakan air sanitizer atau sinar UV-C. Peneliti Mikrobiologi ini juga menyarankan kepada masyarakat supaya tidak asal sentuh benda di tempat umum. “Apalagi bila belum diberikan disinfektan,” tuturnya.

Disinfeksi merupakan salah satu pencegahan, jadi tergantung kesiapan pemerintah dan daerahnya. Utamakan memang di tempat-tempat umum, selagi kita melakukan social distancing. Masyarakatnya juga mawas diri,” sarannya.

Leave a Reply