Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen, Selasa 07 April 2020, mengikuti rapat online secara virtual dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dari Kantor Gubernur Provinsi Sulut.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen, Selasa 07 April 2020, mengikuti rapat online secara virtual dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dari Kantor Gubernur Provinsi Sulut.

Covid-19, Ketahanan Pangan Dibahas

MANADO, publikreport.com – Menghadapi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut), Edwin Silangen, Selasa 07 April 2020, mengikuti rapat online secara virtual dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dari Kantor Gubernur Provinsi Sulut. Rapat online ini diikuti seluruh bupati dan walikota se-Indonesia juga Menteri Perdagangan (Mendag), Menteri Pertanian (Mentan), Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kepal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

Mendagri, Tito Karnavian menekankan kepada pemerintah daerah se-Indonesia untuk menjaga kesehatan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi selama pandemi Covid-19.

Kita utamakan kesehatan publik, juga menjaga agar ekonomi tidak jatuh terlalu dalam, sehingga punya ketahanan yang cukup untuk di masa selanjutnya,” pesannya.

BACA JUGA: Sangihe Produksi Sendiri Masker Covid-19

Kebijakan pemerintah pusat dan daerah, Tito menyatakan perlu adanya koneksi. Daerah diharapkannya mengambil peran masing-masing dalam mengantisipasi masalah kesehatan dan ekonomi ini. Termasuk menjaga sarana dan prasarana kesehatan, menambah kapasitas fasilitas kesehatan, antisipasi pelonjakan harga dan lain-lain.

Dan yang paling penting adalah kesiapan pangan,” ujarnya.

BACA JUGA: 1 Warga Positif Covid-19, MInut Gelar Operasi Keselamatan

Terkait ketersediaan pangan, diketahui pada rapat virtual sebelumnya yang juga digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Jumat pekan lalu, Sekdaprov Sulut, Edwin Silangen menjelaskan upaya Pemerintah Provinsi Sulut memperhatikan dampak sosial ekonomi Covid-19dengan menjaga ketersediaan stok pangan.

BACA JUGA: Penanganan Covid-19, Gubernur Minta Laporan Bupati/Walikota se-Sulut

Bahan pokok masyarakat ini harus dapat tercukupi. kita punya ketahanan pangan. Bahan pokok ini khususnya beras yang menjadi konsumsi masyarakat di Sulut ini dilaporkan tiga bulan untuk ketahanan bahan pokok beras, sudah bekerjasama dengan pihak Bulog agar dapat melakukan operasi pasar jika terjadi kekurangan stok di pasar,” jelasnya pada rapat online virtual yang dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik. | VERONICA DSK

Leave a Reply