Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana memantau secara langsung pembuatan/produksi masker di BLK (Balai Latihan Kerja) YPK (Yayasan Pendidikan Kristen) GMIST (Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud), Rabu 08 April 2020.
Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana memantau secara langsung pembuatan/produksi masker di BLK (Balai Latihan Kerja) YPK (Yayasan Pendidikan Kristen) GMIST (Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud), Rabu 08 April 2020.

Sangihe Produksi Sendiri Masker Covid-19

SANGIHE, publikreport.com – Terbatasnya Ketersediaan masker dipasaran umum bukan menjadi kendala bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam memerangi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019). Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Balai Latihan Kerja (BLK) YPK (Yayasan Pendidikan Kristen) GMIST (Gereja Masehi Injili di Sangihe Talaud) mulai membuat dan memproduksi masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Saat ini sebanyak 7.500 masker siap dibagikan.

Kehadiran BLK YPK GMIST, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana mengatakan, untuk mendorong terobosan dan usaha yang dilakukan pemerintah dalam penanganan pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19.

“Lewat aktivitas di BLK ini, keterbatasan masker di Kabupaten Sangihe dapat teratasi, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dalam mencegah penyebaran dan penularan Covid-19,” kata Jabes saat memantau secara langsung pembuatan/produksi masker di BLK YPK GMIST, Rabu 08 April 2020.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Dinaker) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dokta Pangandaheng menjelaskan, saat ini pihaknya berupaya memberdayakan siswa yang pernah mengikuti program magang kerja yang difasilitasi oleh Dinaker Kepulauan Sangihe untuk menjahit ribuan masker.

BACA JUGA: SMK Negeri 2 Tahuna Bagikan Masker ke Pedagang di Pasar Towoe

BACA JUGA: Jabes Ezar Gaghana Terlibat Langsung Antisipasi Covid-19 di Sangihe

BACA JUGA: Dampak Covid-19, Masyarakat Sangihe Bakal Diberi Gaji Harian

“BLK YPK GMIST Sangihe diberdayakan untuk menjahit ribuan masker. Para penjahit berasal dari siswa yang pernah kursus di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) melalui program pelatihan kerja Dinaker Sangihe beberapa bulan lalu,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kepualauan Sangihe, melalui Dinaker, menurut Dokta, akan terus memproduksi masker secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Untuk tahap berikutnya, kita akan memproduksi lebih banyak lagi. Dan tentunya diharapkan masker ini dapat terdistribusi bagi yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. | VEBE

Leave a Reply