Ilustrasi ibu dan anak di rumah.
Ilustrasi ibu dan anak di rumah.

Tips agar Anak Betah di Rumah Selama Social Distancing/Physical Distancing

Proses penyebaran Virus Corona baru alias Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang sangat cepat membuat jumlah orang yang terinfeksi meningkat secara signifikan, termasuk di Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya menekan penyebaran virus corona, pemerintah mulai mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing/physical distancing.

Mengenal apa itu social distancing

Singkatnya, social distancing adalah mengurangi interaksi orang dalam jumlah besar, hingga bisa memperkecil peluang penularan.

Salah satu upaya pemerintah untuk social distancing sendiri antara lain dengan menghentikan aktivitas belajar mengajar di sekolah selama dua pekan.

Social distancing bukan berarti mengajak anak liburan

Sekolah memang diliburkan selama dua minggu, tapi bukan berarti para orang tua bisa mengajak mereka jalan-jalan.

Apalagi kebanyakan orang tua yang bekerja juga diimbau untuk work from home alias bekerja dari rumah.

Tak sedikit yang mengambil kesempatan ini untuk liburan sekeluarga.

Padahal, social distancing artinya kalau tidak perlu sekali, sebisa mungkin hindari melakukan kegiatan di luar rumah dan menghindari keramaian.

Bahkan Ketua Bidang III PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Hartono Gunardi mengingatkan agar momen dalam dua pekan ini tidak digunakan untuk pergi berlibur atau mengunjungi keluarga di luar kota.

Hal yang bisa dilakukan orang tua agar anak betah di rumah selama social distancing

Anak-anak pada umumnya sangat mudah bosan, apalagi jika tak bertemu teman-temannya di sekolah.

Ketika melihat hal ini, para orang tua kerap tak tega melihat buah hati seolah dikurung di rumah.

Walaupun demikian, bukan berarti kamu membiarkan atau malah mengajak anak keluar rumah.

Supaya kegiatan mereka di rumah tetap menyenangkan, lakukan sejumlah hal berikut ini!

Leave a Reply