Penyaluran bansos tunai oleh PT Pos Indonesia di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulut, Selasa 12 Mei 2020.
Penyaluran bansos tunai oleh PT Pos Indonesia di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulut, Selasa 12 Mei 2020.

Orang Sudah Meninggal Dunia Tetap Terima Bansos?

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Sejumlah aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama publikreport.com memantau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Secara umum penyaluran terlihat berjalan lancar. Apalagi penyaluran bansos tunai kepada masyarakat terdampak Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) yang menurut informasi anggarannya bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos). Penyaluran melalui PT Pos Indonesia ini, masyarakat mendapakan uang tunai sebesar Rp600.000/penerima. Selasa 12 Mei 2020, PT Pos Indonesia menyalurkan bansos tunai bagi masyarakat di tiga kecamatan yang ada di Kecamatan Tomohon Utara.

Salah satu warga Kelurahan Kayawu kepada wartawan.com mengatakan, pihaknya mensinyalir orang yang sudah meninggal dunia, tapi masih menerima bansos itu.

“Mengapa orang sudah meninggal tetap terdaftar sebagai penerima. Dan kenapa ada nama Pegawai Negeri Sipil (PNS) terdaftar sebagai penerima bansos tunai?” kata Baboy W disela-sela penyaluran bansos.

Apa yang diungkapkan Baboy kemudian ditelusuri wartawan. Ternyata pada daftar penerima bansos tunai di Kelurahan Kayawu, ada beberapa nama yang orangnya sudah meninggal dunia beberapa tahun lalu, atau nama orang yang sudah pindah domisili ke daerah lain.

“Ada yang bernama (berinisial, red) SSW sudah meninggal dua tahun lalu dan bernama (berinisial,red) JM meninggal beberapa bulan lalu. Tapi mereka tetap menerima. Biar saja, toh keluarga almarhum perlu itu,” kata Buang Moningka.

Bantuan Kemensos di Sulut Sebesar Rp4,93 M Bagi 1.826 Lansia

Untuk mengambil bansos tunai ini ternyata cukup mudah. Hanya membawa Kartu Keluarga (KK) yang masih mencantumkan nama penerima saja.

“Untuk mengambil harus membawa Kartu Keluarga yang masih mencantumkan nama penerima,” jelas petugas PT Pos Indonesia kepada para perwakilan penerima yang sudah meninggal dunia.

Rp521 Miliar, Anggaran Penanganan Covid-19 di Sulut

Selain orang yang sudah meninggal dunia, ternyata ada nama oknum PNS di salah satu Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Sulut yang terdaftar sebagai penerima.

“Kalau tidak salah, CCT itu PNS di salah satu dinas di Provinsi Sulut.. Padahal penerima bansos adalah mereka yang bukan penerima PKH, BNPT, PNS atau TNI/Polri,” ungkap salah satu warga Kayawu.

Dinsos Sangihe Kaji Data Penerima Bansos

Lebih mengherankan warga, ketika mengetahui ada warga yang sudah pindah domisili ke daerah lain, tapi masih terdaftar penerima bantuan.

“AH itu sudah pindah ke Tahuna sejak tiga tahun lalu. Tapi kenapa masih dipanggil jadi penerima,” tambah warga perempuan.

Sementara dari pantauan wartawan, penyaluran bansos tunai ini berjalan aman dan lancar.

Camat Tomohon Utara, Martine Mamesah mengatakan, penyaluran bansos tunai ini berjalan baik.

“Sudah berjalan bagus. Kita berharap keadaan jadi lebih baik,” katanya. | JOPPY JW

Leave a Reply