Ilustrasi.
Ilustrasi.

Mengenal Tes PCR untuk Mendiagnosis Covid-19

PCR (Polymerase Chain reaction) adalah pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit Covid-19 (Coronavirus Disease 2019), yaitu dengan mendeteksi material genetik Virus Corona.

Material genetik yang ada di dalam setiap sel, termasuk di dalam bakteri atau virus, bisa berupa DNA (Deoxyribonucleic Acid) atau RNA (Ribonucleic Acid). Kedua jenis materi genetik ini dibedakan dari jumlah rantai yang ada di dalamnya.

DNA merupakan material genetik dengan rantai ganda, sedangkan RNA merupakan material genetik dengan rantai tunggal. DNA dan RNA setiap spesies makhluk hidup membawa informasi genetik yang unik.

Keberadaan DNA dan RNA ini akan dideteksi oleh PCR melalui teknik amplifikasi atau perbanyakan. Nah, dengan adanya PCR, keberadaan material genetik dari beberapa jenis penyakit akibat infeksi bakteri atau virus akan bisa dideteksi dan akhirnya bisa membantu diagnosis untuk penyakit tersebut.

Beberapa penyakit yang bisa didiagnosis melalui tes PCR adalah:

  • Infeksi human immunodeficiency virus (HIV)
  • Hepatitis C
  • Infeksi cytomegalovirus
  • Infeksi human papillomavirus (HPV)
  • Gonore
  • Klamidia
  • Penyakit Lyme
  • Pertusis (batuk rejan)

Selain untuk mendiagnosis sejumlah penyakit di atas, tes PCR juga digunakan untuk mendeteksi Virus Corona penyebab Covid-19. Covid-19 adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang lebih sering disebut Virus Corona. Virus Corona penyebab Covid-19 ini merupakan jenis virus RNA.

Tes PCR untuk Mendiagnosis Covid-19

Prosedur pemeriksaan diawali dengan pengambilan sampel dahak, lendir, atau cairan dari nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan), atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona.

Leave a Reply