Ilustrasi, anak sedang belajar di rumah dan dipantau/dituntun orang tua.
Ilustrasi, anak sedang belajar di rumah dan dipantau/dituntun orang tua.

Belajar dari Rumah, Pelanggaran Lalin Meningkat

SANGIHE, publikreport.com – Karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), aktivitas belajar mengajar di sekolah menjadi belajar dari rumah sebagaimana kebijakan pemerintah. Belajar dari rumah ini ternyata berpengaruh pada perilaku anak, ketika berada di luar lingkungan sekolah.

Salah satu dampaknya, sebagaimana data di Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe selang tiga bulan terakhir, setidaknya terdapat 82 kasus. Meningkatnya pelanggaran lalu lintas (lalin) ini melibatkan anak-anak usia sekolah.

“Ada beberapa laporan baru dari masyarakat, terkait empat orang anak yang saling berkejaran dengan sepeda motor sambil berteriak. Kami juga sudah mengantongi informasi beberapa lokasi balapan liar yang melibatkan anak sekolah,” ungkap Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Kepulauan Sangihe, Inspektur Satu (Iptu) Awaludin Puhi.

Selain itu, menurut Awaludin, polisi juga menemukan indikasi keterlibatan sejumlah anak-anak sekolah dalam perilaku menyimpang (kenakalan), seperti mengkonsumsi minuman keras (miras), balapan liar, ugal-ugalan di jalan raya hingga mengganggu kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat).

“Dengan tidak adanya aktivitas belajar mengajar serta kegiatan ekstra kurikuler di sekolah, turut mempengaruhi perilaku anak. Anak-anak mencari kesibukan di luar rumah,” jelasnya.

LIHAT: Belajar dari Rumah [Video]

LIHAT: Belajar dari Rumah [Video]

Leave a Reply