Wagub Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw melakukan video conference dengan para pelaku pariwisata Sulut, Jumat 29 Mei 2020.
Wagub Provinsi Sulut, Steven OE Kandouw melakukan video conference dengan para pelaku pariwisata Sulut, Jumat 29 Mei 2020.

Pelaku Pariwisata Sulut Diajak Sambut New Normal

MANADO, publikreport.com – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Steven OE Kandouw mengajak para pelaku pariwisata di Sulut menyambut New Normal.

“Ibaratnya, Covid-19 tidak dapat dihilangkan, tapi harus dikendalikan. New Normal tadi dibahas dengan pemerintah pusat. Mau tidak mau, dari sekarang kita harus menciptakan hidup terbiasa dengan itu,” kata Steven saat melakukan video conference dengan para pelaku pariwisata di Sulut, Jumat 29 Mei 2020. Video conference membahas kesiapan menghadapi tatanan normal baru atau New Normal.

“Ini sama seperti penyakit cacar dulu, sangat mematikan. Sampai sekarang tidak hilang. Sekarang sudah ada vaksinnya, akhirnya cacar itu jadi biasa, jadi penyakit yang tidak mematikan. Kita harus punya paradigma seperti itu juga dengan Covid. Covid dalam kehidupan sehari-hari sampai vaksinnya ditemukan,” jelasnya.

Terkait implementasi New Normal di dunia pariwisata, Steven mengingatkan semua pelaku pariwisata tentang pentingnya kesiapan untuk hidup di tengah keterbatasan.

“Pemerintah berupaya relaksasi keuangan. Kedepan format kepariwisatan kita harus dirubah, sesuaikan dengan keadaan dijalan. Mau tidak mau secara online. Semua transaksi kepariwisataan kita harus dijalankan, kalau yang baru 10-15 persen, kedepan 90 persen harus online virtual,” ujarnya.

Protokol Covid-19, Steven menyatakan, harus dijalankan dengan tetap menggunakan masker dan hand sanitizer.

“Tunjukan kepada calon-calon turis domestik maupun internasional, bahwa Sulut aman karena jalankan Protokol Covid. Hotel-hotel harus terapkan Protokol Covid. Kita jangan mundur, harus persiapkan diri kedepan. Harus optimis akan terjadi ledakan pariwisata yang akan memberikan efek positif bagi kita semua,” ungkapnya.

Kesetiakawanan dan kekompakan, menurut Steven, harus dijaga. Terutama diantara pelaku-pelaku pariwisata dan selalu ciptakan inovasi- inovasi yang baru, networking yang baru, berikan servis yang bagus agar semua orang dapat berlibur di Sulut.

BACA JUGA: New Normal, Gugus Tugas Diminta Koordinasi dan Komunikasi dengan Pemda

Leave a Reply