Viane Lombogia (42), warga Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut.
Viane Lombogia (42), warga Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut.

Viane Mengaku Dianiaya Oknum Kepala Lingkungan

KRIMINALITAS

MINAHASA, publikreport.com – Viane Lombogia (42), warga Desa Tounelet, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengaku dianianya oknum kepala lingkungan (pala) desanya, pada Minggu 31 Mei 2020, sekitar pukul 18.00 WITA.

“Saya dipukul oleh oknum pala jaga empat sebanyak dua kali. Saya sampai pusing,” ungkap Viane kepada wartawan, Senin 01 Juni 2020.

Viane yang didampingi Sata Warouw, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kakas, menceritakan, penganiayaan terjadi setelah suaminya, Rocky Paseki (44) membuat keributan kecil usai pemakaman salah satu keluarga mereka.

“Usai pemakaman suami saya sempat ribut karena mabuk. Suami saya pemalu. Sampai di rumah dia bikin pecah kaca rumah, sehingga papa saya lapor ke pala. Kemudian pala datang disertai oleh masyarakat banyak. Disini suami hampir berkelahi dengan oknum pala, tapi saya tahan,” kisanya.

Karena masalah keluarga, menurut Viane, dirinya kemudian meminta semua pulang saja, tapi ternyata mereka tetap nongkrong di depan rumah.

“Rupanya mereka terlalu membesarkan masalah, sehingga saya marah dan katakan pala munafik. Setelah itu pala itu datang memukul saya sampai begini,” jelas Viane seraya menunjukkan wajahnya yang lebam.

“Saya dipukul tidak semata karena ini. Tapi kemungkinan ada kaitan dengan seringnya saya memposting aturan-atuaran soal Dana Desa. Keluarga kami cuma pernah dapat bantuan Covid-19, berupa 5 kilogram (kg) dan 1 kg minyak,” bebernya.

Tindak pidana ini, Viane menyatakan, sudah dilaporkannya ke Polsek (Kepolisian Sektor) Kakas dan telah divisum di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Kakas.

Leave a Reply