Steaven P Dandel, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut.
Steaven P Dandel, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut.

Covid-19 di Sulut, Gugus Tugas: Pola Deteksi Mulai Bergeser

MANADO, publikreport.com – Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Sulut, Steaven P Dandel mengungkapkan, dari pola deteksi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di Sulut mulai bergeser.

“Dulu banyak sekali kasus positif didapat dari hasil surveileins di rumah sakit. Tetapi beberapa bulan terakhir bergeser. Banyak ditemukan kasus aktif di masyarakat, lewat pemeriksaan screning test maupun swab test dengan Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT), juga tenaga kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada,” ungkap Steaven pada konferensi pers, Rabu 03 Juni 2020, malam.

Dari hasil temuan Gugus Tugas, Steaven menjelaskan, 38 persen kasus Covid-19 di Sulut ditemukan lewat jalur surveilens di rumah sakit, yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Selebihnya, KERT 40 persen, Orang Dalam Pemantauan (ODP) 5 persen dan 17 persen, merupakan kontribusi dari hasil screning pemeriksaan rapid test reaktif kemudian difollow up dengan pemeriksaan swab yang hasilnya positif.

“Artinya 62 persen kasus Covid-19 di Sulut ditemukan lewat pemeriksaan aktif di lapangan yang dilakukan petugas surveilens di kabupaten dan kota serta petugas pelacak dari rumah-rumah sakit dan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut,” jelasnya.

Target Gugus Tugas Covid-19, Steaven melanjutkan, ke depan 80 persen kasus dari hasil pemeriksaan aktif di lapangan. Dengan demikian angka kematian dari kasus Covid-19 dapat ditekan.

“Dengan menemukan kasus positif, kita akan mampu melakukan pencegahan tersier, pencegahan level ketiga. Kita dapat meminimalisir karena sudah terdeteksi di awal. Kami akan makin mendorong pemeriksaan aktif ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Sulut Bakal Ketambahan Laboratorium PCR

Leave a Reply