Tim URC Totosik Polres Tomohon, Sabtu 06 Juni 2020, mengamankan lelaki berinisial MK alias Mario (20), warga Lingkungan 5, Kelurahan Kakaskasen 3, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, di Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah. Mario diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan di Lingkungan 8, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Jumat 05 Juni 2020.
Tim URC Totosik Polres Tomohon, Sabtu 06 Juni 2020, mengamankan lelaki berinisial MK alias Mario (20), warga Lingkungan 5, Kelurahan Kakaskasen 3, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, di Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah. Mario diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan di Lingkungan 8, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Jumat 05 Juni 2020.

Mario Aniaya Stenly di Lansot

KRIMINALITAS

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Lelaki berinisial MK alias Mario (20), warga Lingkungan 5, Kelurahan Kakaskasen 3, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinis Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu 06 Juni 2020, ditangkap Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Kepolisian Resort (Polres) Tomohon. Mario ditangkap karena diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap lelaki SK alias Stenly (30), warga Lingkungan 8, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan.

“Mario kami amankan di rumah pacarnya yang berada dibilangan Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah. Saat diamankan tidak melakukan perlawanan dan telah diserahkan ke Mapolsek Tomohon Selatan,” jelas Katim URC Totosik, Brigadir Kepala (Bripka) Yanny Watung.

Tindak pidana penganiayaan terjadi di Lingkungan 8, Kelurahan Lansot, Jumat 05 Juni 2020. Saat itu Mario dan Stenly bersama beberapa orang lainnya sedang melakukan pesta minuman keras (miras). Saat sementara pesta miras, diduga Stenly mengungkit permasalahan tanah keluarga.

Disinyalir tak senang karena, Stenly mengungkit permasalahan tanah keluarga, sementara banyak orang yang mendengar, Mario kemudian menganiayanya dengan kayu. Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah untuk mendapat perawatan medis.

“Usai melakukan aksinya, Mario meninggalkan TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan menuju rumah pacarnya di Kelurahan Kamasi,” kata Yanny. | RIO YANTO

Leave a Reply