Bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang disalurkan melalui kelompok keagamaan.
Bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang disalurkan melalui kelompok keagamaan.

Jufry: Kami dari GPdI Belum Dapat

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 melalui kelompok keagamaan. Bantuan dikemas dalam tas warna merah berisi 5 kilogram (kg) beras, 1 kg minyak goreng, 10 bungkus mie instant dan 5 masker.

Kami dari GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) tidak dapat bantuan seperti ini. Tapi saya yakin, pak gubernur tidak pilah-pilih gereja mana yang diprioritaskan . Mungkin pimpinan kami di GPdI yang tidak mengusulkan ke Dinas Sosial Provinsi Sulut,” ungkap Jufry Pesik.

Warga lain dari kelompok gereja yang sama berharap agar Dinas Sosial Provinsi Sulut dapat memaklumi keluhan mereka.

Bantuan Sembako Disalurkan Lewat Rumah Ibadah

Belum dengar ada GPdI di wilayah Tombariri yang salurkan sembako dari Dinas Sosial Sulut. Mudah-mudahan ada keadilan. Mungkin juga gembala-gembala di GPdI yang tidak pro aktif,” tambah Volke Mentang dari Tanawangko.

Terpisah, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Pniel Kayawu, Pdt (Pendeta) Juliana Roring mengatakan, keluarga penerima bantuan dimasukkan oleh jemaat ke Dinas Sosial Provinsi Sulut. Dinas Sosial melakukan verifikasi ketat. PNS (Pegawai Negeri Sipil), Pensiunan, TNI/Polri (Tentara Nasional Indonesia)/Kepolisian Negara Republik Indonesia), dan lainnya dikeluarkan dari daftar usulan. Ini yang menyebabkan proses tertunda,” jelas Juliana.

Paket bantuan itu, Juliana menambahkan, dibawa langsung oleh salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut. | JOPPY JW

Leave a Reply