Diskusi panel terkait dampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulut di aula Marore, Markas Lanal Tahuna, Kamis 18 Juni 2020.
Diskusi panel terkait dampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulut di aula Marore, Markas Lanal Tahuna, Kamis 18 Juni 2020.

Informasi Tentang Covid-19 Dinilai Minim

SANGIHE, publikreport.com – Informasi maupun sosialisasi termasuk cara penanganan menyangkut Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) kepada masayarakat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dinilai masih minim dan belum maksimal.

Demikian salah satu hal yang terungkap pada diskusi panel terkait dampak Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di aula Marore, Markas Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tahuna, Kamis 18 Juni 2020. Diskusi dengan moderator, dokter (dr) Steven Paparang ini menghadirkan narasumber, masing-masing Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tahuna, Letnan Kolonel (Letkol) Yulis Andreas Lorentius, dr Aprikonus Loris, dr Edwin Gampamole, Letnan Dua (Letda) dr Dion Eka Pratama dan dr Yunus Rupang.

Diskusi berlangsung cukup menarik dan ramai pembahaan.

Harusnya tidak hanya bapak-bapak pejabat yang mengetahui permasalahan Covid-19 lewat Rapat Gugus Tugas yang rutin digelar. Kami warga masyarakat juga harus ikut perkembangannya, dan mohon informasi seputar perkembanan Covid dapat dipublikasikan lewat media massa,” ujar Ketua Badan Adat Sangihe, Olden Ambui.

Diskusi juga membahas kegiatan keagamaan di rumah-rumah ibadah berkaitan dengan isu new normal yang akan diberlakukan. Tokoh agama Kristen maupun Islam sepakat menyatakan siap mengikuti Prosedur Tetap (Protapp) Covid-19 ketika new normal diberlakukan.

Leave a Reply