Kapolres Tomohon, AKBP Bambang Ashari Gatot dan jajaran di lokasi yang akan dijadikan lahan ketahanan pangan, bertempat di Polsek Tomohon Utara, Jumat 19 Juni 2020.
Kapolres Tomohon, AKBP Bambang Ashari Gatot dan jajaran di lokasi yang akan dijadikan lahan ketahanan pangan, bertempat di Polsek Tomohon Utara, Jumat 19 Juni 2020.

Menanam, Polres Tomohon Libatkan 3 Profesor

TOMOHON, PUBLIKREPORTcom – Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tomohon, mendukung dan memperkuat ketahanan pangan. Hal ini ditunjukkan dengan pembukaan lahan ketahanan pangan di Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam pelaksanaannya, Polres Tomohon akan menggunakan teknologi dengan melibatkan ahli, yakni tiga orang bergelar profesor,” kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tomohon, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bambang Ashari Gatot, Jumat 19 Juni 2020, pada kegiatan pembukaan lahan ketahanan pangan di Kepolisian Sektor (Polsek) Tomohon Utara.

Lokasi ketahanan pangan yang baru dibuka ini, menurut Bambang, merupakan titik awal kemandirian pangan 0-0, dan seterusnya akan ada lokasi 0-1, 0-2 dan seterusnya. Disesuaikan dengan jumlah kelurahan/desa berdasarkan penempatan personil Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang ada di wilayah hukum Polres Tomohon. Daka dengan demikian diharapkan akan ada kemandirian pangan di kelurahan/desa yang ada.

Akan ditanam apel, anggur, padi hidroponik dan tanaman lainnya,” ungkapnya.

Lokasi ketahanan pangan Polres Tomohon, Bambang mengatakan, nantinya akan menjadi pusat pengadaan bibit untuk disebarkan kepada masyarakat, khususnya petani.

Lokasi ketahanan pangan Polres Tomohon, akan mengembangkan sistem pertanian dengan teknologi dengan tujuan agar menghasilkan hasil yang baik, dan jangka waktu panen yang singkat, misalnya panen dalam jangka waktu tiga bulan, akan menjadi dua setengah atau dua bulan,” jelasnya. | VERONICA DSK

Leave a Reply