You are currently viewing Hasil Lelang KPKNL Dipatahkan PN Tahuna

Hasil Lelang KPKNL Dipatahkan PN Tahuna

HUKUM

SANGIHE, publikreport.com – Proses pelelangan bangunan rumah toko (ruko) oleh Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebagai dampak dari dugaan wanprestasi kreditur (penggugat), meski sudah melalui lembaga resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Manado, tapi kalah ketika pihak penggugat (pemilik ruko) mengguggatnya di Pengadilan Negeri (PN) Tahuna.

Dalam persidangan, Kamis 18 Juni 2020, Majelis Hakim PN Tahuna membacakan putusan yang memenangkan pihak penggugat. Dengan kata lain, pihak BNI 46 selaku pihak tergugat dan pemenang lelang selaku pihak turut tergugat II dinyatakan kalah.

Kekalahan BNI 46 Cabang Tahuna diperkuat dengan Salinan Putusan Perkara Perdata Pengadilan Negeri Tahuna Nomor 81/Pdt.G/2019/PN Thn Tanggal 18 Juni 2018.

Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Pengadilan Negeri Tahuna, Bustarudin membenarkan hal ini ketika dikonfirmasi wartawan, Senin 22 Juni 2020. Namun ia tak dapat memberikan penjelasan secara terbuka ketika wartawan menyentil mengapa hasil lelang pihak BNI 46 yang telah dilakukan sesuai prosedur dan lewat lembaga resmi KPKNL jutru kalah dipersidangan.

Benar dalam perkara perdata ini pihak BNI 46 kalah, termasuk pihak pemenang lelang (turut tergugat II) juga, dan ini sudah sesuai dengan penilaian Majelis Hakim,” jelasnya.

Terpisah, pihak tergugat II (pemenang lelang), Yongky Mogi mempertanyakan putusan PN Tahuna yang memenangkan pihak penggugat, termasuk mempertanyakan pula proses lelang yang dilakukan pihak BNI 46.

Saya berani mengikuti lelang oleh pihak BNI 46 karena prosesnya melalui lembaga resmi KPKNL Manado. Tapi saya justru kaget tiba-tiba saya dan pihak BNI justru dikalahkan dalam gugatan ini. Tapi saya dan tim pengacara akan melakukan banding untuk mendapatkan keadilan hukum,” tegasnya.

Kepala Cabang BNI 46 Tahuna, Benny Rondonuwu saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya tetap menghormati keputusan hukum, namun untuk kekalahan dalam perkara gugatan di Pengadilan Negeri Tahuna, managemen BNI 46 tidak akan berdiam diri dan akan menempu langkah hukum lain lewat upaya banding.

Kalau keputusannya sudah seperti itu, kita kalah gugatan, pasti kami dari BNI akan ada langkah selanjutnya, yakni naik banding,” ujarnya. | VEBE

Leave a Reply