Ilustrasi. (foto: doktersehat.com)
Ilustrasi. (foto: doktersehat.com)

Hamil 38 Minggu

2. Nyeri Punggung dan Kaki

Perkembangan yang dialami oleh janin 38 minggu juga berdampak pada timbulnya rasa nyeri di sejumlah bagian tubuh. Utamanya, nyeri akan terasa di bagian punggung dan juga kaki.

Oleh sebab itu, sebaiknya perbanyak waktu untuk istirahat alih-alih tetap beraktivitas seperti biasa. Tetap beraktivitas justru akan semakin memperparah nyeri yang Anda rasakan.

3. Nyeri Panggul

Selain punggung dan kaki, panggul adalah area tubuh lainnya yang juga akan terasa nyeri saat hamil 38 minggu. Timbulnya rasa nyeri pada panggul terkait dengan keberadaan kepala janin di sekitarnya.

4. Napas Pendek

Posisi janin yang semakin berada di bawah ini tak hanya menyebabkan nyeri panggul, namun juga gejala lainnya seperti sulit bernapas atau napas terasa pendek. Di samping napas yang teras pendek, ibu hamil 38 minggu juga akan merasakan nyeri pada tulang rusuknya.

5. Payudara Mengeluarkan Kolostrum

Keluarnya kolostrum—cairan pra-ASI—dari puting susu juga kemungkinan masih akan terjadi saat usia kehamilan mencapai 38 minggu. Cairan ini berwarna kekuningan dan beberapa hari setelah bayi dilahirkan, cairan kolostrum akan berubah menjadi ASI sepenuhnya.

6. Bercak Darah pada Vagina

Perdarahan minor vagina yang ditandai dengan munculnya bercak darah pun tak luput dari gejala kehamilan 38 minggu. Munculnya gejala ini berkaitan dengan serviks atau mulut rahim yang mulai membuka guna mempersiapkan jalan bagi bayi saat dilahirkan nanti.

Serviks yang membuka lantas membuat pembuluh darah yang ada di dalamnya pecah. Inilah mengapa kemudian Anda akan mengalami perdarahan. Jangan khawatir karena ini bukan merupakan suatu hal yang berbahaya. Perdarahan biasanya hanya berlangsung singkat.

Leave a Reply