Golfried Pella, Kepala DinP3 Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Golfried Pella, Kepala DinP3 Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Golfried: Tomat dan Cabe Swasembada, Bawang Menyusul

SANGIHE, publikreport.com – Sukses mengembangkan tanaman tomat dan cabe, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (DinP3) Kabupaten Kepulauan Sangihe, melanjutkan mengembangkan tanaman bawang merah. Menurut Kepala DinP3) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Golfried Pella, bawang merah sangat cocok ditanam dan dikembangkan pada lahan pertanian dikawasan yang berbatasan dengan Negara Filipina tersebut, meski proses penanamannya memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi.

“Kalau dulu penanaman bawang merah kita menggunakan bibit dari umbi. Tanam langsung tumbuh. Sekarang kita sudah menggunakan biji, sehingga harus disemai dulu dan tak jarang bibit mati jika kita salah memindahkan bibit,” jelasnya.

Guna mensukseskan penanaman bawang merah ini, Golfried mengaku, pihaknya bekerjasama dengan penyuluh swasta yang sudah paham proses pembibitan dan penanamannya.

“Kami melibatkan penyuluh swasta agar pengembangan bawang berjalan lancar. Sebab bibit yang ada sekarang produk penyuluh dan mereka lebih paham proses pengembangannya. Kami juga telah memberikan beberapa lokasi kepada penyuluh agar dapat melakukan penanaman dan pengembangan bawang merah di Sangihe,” jelasnya.

BACA JUGA: Panen Semangka, Tomat, Cabe dll di Sangihe

BACA JUGA: Harapan kepada Petani Muda di Sangihe 

BACA JUGA: Sangihe Swasembada Tomat dan Cabe

BACA JUGA: Sangihe Ekspor Ratusan Ton Ikan ke Mancanegara

Produk lainnya yang juga sedang menuju swasembada, Golfried melanjutkan, yakni tanaman caesin yang pengembangannya telah tersebar dibeberapa kecamatan.

“Kalau caesin sudah banyak kita produksi, sama dengan tomat dan cabe, kita sudah tidak lagi datangkan dari Manado. Saat ini selain bawang merah, kami juga sedang mengembangkkan kol, petsae dan batang bawang yang sampai saat ini didatangkan dari Manado,” tambahnya. | VEBE

Leave a Reply