Barang bukti tabung LPG ukuran 3 kg yang disita Tim Buser Satuan Reskrim Polres Minahasa dari pasangan suami isteri, AW (47) dan RA (51).
Barang bukti tabung LPG ukuran 3 kg yang disita Tim Buser Satuan Reskrim Polres Minahasa dari pasangan suami isteri, AW (47) dan RA (51).

Pasutri Ini Diamankan Polres Minahasa

KRIMINALITAS

MINAHASA, PUBLIKREPORTcom – AW (47) dan RA (51), pasangan suami isteri (pasutri), warga Kelurahan Tataaran 2, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), diamankan Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resort (Polres) Minahasa. Pasutri ini diamankan karena diduga telah melakukan penjualan tabung LPG ukuran 3 kg (kilogram) tanpa ijin.

Awalnya, menurut Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Minahasa, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ferdy Pelengkahu, Tim Buser sedang berpatroli rutin dan mendapat informasi dari masyarakat tentang dugaan penjualan tabung LPG secara illegal di Tataaran Patar.

Tim mendatangi lokasi dan mendapati keduanya diduga sedang menjual LPG subsidi yang diangkut dengan mobil. Saat diperiksa keduanya tidak dapat menunjukkan surat ijin penjualan,” kata Ferdy, Selasa 11 Agustus 2020.

Pasutri ini, Ferdy mengatakan, diduga menjual LPG disejumlah rumah makan.

Keduanya beserta barang bukti sebanyak 58 tabung LPG ukuran 3 kg kemudian dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ungkapnya. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply