Agus Fatoni, Pjs Gubernur Provinsi Sulut/Kepala Balitbang Kemendagri.
Agus Fatoni, Pjs Gubernur Provinsi Sulut/Kepala Balitbang Kemendagri.

Profil Agus Fatoni, Pjs Gubernur Sulut

PUBLIK FIGUR

Agus Fatoni, pria kelahiran Lampung, Jumat 25 September 2020, dilantik Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Provinsi Sulut.

Agus yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendagri mengawali karir pada tahun 1995 sebagai Ajun Gubernur Provinsi Lampung. Sebelumnya, menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri.

Jabatan lain yang pernah dijabatnya, seperti Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kemendagri, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Fasilitasi Kerjasama, Sekretaris Korpri (Korps Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia), Kepala Sekretaris Pribadi Mendagri, Kepala Bagian Protokol, Kepala Subdit (Sub Direktorat) Dana Bagi Hasil (DBH) Direktorat Fasilitasi Dana Perimbangan Ditjen Bina Keuangan Daerah, Kepala Seksi Otsus (Otonomi Khusus) Papua, Papua Barat dan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta).

  1. Kepala Badan Penelitian Dan Pengembangan Kemendagri (2020-Sekarang)
  2. Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri (2019-2020)
  3. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Kemendagri (2015-2019)
  4. Plt. Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kemendagri (2016-2017)
  5. Sekretaris Korpri Unit Kemendagri (2014-2015)
  6. Kepala Staf Pribadi Mendagri (2012-2015)
  7. Kepala Bagian Protokol Kemendagri (2012-2014)
  8. Kasubdit DBH Ditjen Keuda Kemendagri (2011-2012)
  9. Kasubdit DBH Ditjen Keuda Kemendagri (2011-2012)

Pendidikan

Agus, menyelesaikan S3 (Strata III=Doktor) Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran (Unpad) tahun 2009, S2 Imu Pemerintahan Unpad tahun 2003, S1 Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) tahun 1999 dan menyelesaikan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1994. Sementara pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SD (Sekolah Dasar) dan TK (Taman Kanak-kanak) diselesaikannya di Lampung.

Leave a Reply