Ilustrasi.
Ilustrasi.

Lakon Kandidat dan Pendidikan Politik di Pilkada 2020

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kota Tomohon, berlangsung dengan gegap gempita. Tiga Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tomohon berupaya merebut simpati masyarakat pemilih. Berbagai cara pun (akhirnya) dilakukan.

Kandidat, tim sukses (tim pemenangan), relawan/simpatisan, memainkan beragam lakon. Konstituen maupun mereka yang belum punya hak pilih mengikuti alur cerita yang dimainkan para pelakon. Ada yang emosional, tenang-tenang saja, percaya diri, sibuk, pura-pura sibuk dan lain-lain.

Janji-janji manis dan keindahan dikemas dan disodorkan kepada masyarakat pemilih. Para pelakon dengan menggunakan topeng indah memainkan kata-kata lisan, tulisan hingga audio visual (video). Tak ada keburukan pada diri sendiri. Yang dilihat hanya keburukan pesaing.

Fenomena ini terlihat di dunia nyata maupun dunia maya (media sosial). Di alam nyata, paling jelas terlihat bendera-bendera beragam warna terpampang di kiri dan kanan jalan raya. Di alam maya (medsos) lebih ‘ganas’ lagi. Para netizen dengan berbagai akun-asli dan palsu- tuding-menuding, kendati tak dipungkiri ada juga yang mencoba menjadi akun ‘bijaksana’.

Visi, misi dan program menjadi bahan pembahasan dan pembulian. Di dunia nyata, masyarakat berdebat tanpa mempelajari visi, misi dan program pasangan calon kepala daerah. Hal sama dan (mungkin) lebih parah lagi terjadi di dunia maya (medsos).

Itulah fenomena janji manis yang sudah menjadi bagian dari permainan politik praktis, seperti Pilkada serentak 2020. Janji manis yang telah diramu inilah yang kemudian disukai masyarakat, sehingga ujung-ujungnya mereka bersimpati, bergabung atau menetapkan pilihan ke kelompok tertentu dalam hal ini pasangan calon kepala daerah. Walaupun tidak sedikit mereka yang menetapkan pilihan hanya berdasarkan fanatisme dan loyalisme kepada figur tertentu.

Parahnya lagi, money politics (politik uang), sembako (sembilan bahan pokok) hingga netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara) masih mewarnai Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tomohon 2020.

Leave a Reply