Ilustrasi janji-janji semasa kampanye. (foto: lampungpost)
Ilustrasi janji-janji semasa kampanye. (foto: lampungpost)

Tahun Penuh Harapan

Pejabat atau personal-personal yang akan membantu jalannya pemerintahan dan pembangunan harus mempunyai konsep program yang besar yang jelas dan terukur. Konsep dan program harus gol dalam jangka waktu tertentu. Tidak terealisasi pejabat atau personal tersebut, harus secara gentlemen mengundurkan diri dari jabatannya.

Pejabat atau personal dalam pemerintahan dan pembangunan ‘kabinet’ CSWL harus merupakan pribadi-pribadi yang merakyat. Bukan pribadi ‘tukang cari muka’, melainkan pribadi yang jujur dan tulus melayani rakyat.

Masyarakat jangan disuguhkan drama-drama yang dimainkan kaum elite kekuasaan. Kesejahteraan rakyat jangan hanya menjadi jargon dalam setiap pertemuan/kegiatan. Hak dasar warga harus dipenuhi pemerintah lewat aparatur yang digaji dengan uang rakyat, yakni APBD/APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah/Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

Masyarakat berharap CSWL terus merekam realitas di masyarakat dan mengalokasikan APBD untuk kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Kota Tomohon. APBD bukan untuk kroni-kroni, pribadi atau kelompok tertentu.

Masyarakat berharap CSWL tidak mendengarkan laporan ABS (asal bapak senang) dari pejabat atau aparatur pembantunya. CSWL diharapkan selalu terjun langsung, berbaur dengan masyarakat sebagaimana yang dilakukan semasa Pilkada, karena kemenangan CSWL adalah kemenangan rakyat Kota Tomohon. ***

Leave a Reply