Ilustrasi.
Ilustrasi.

Vaksin Covid-19 Tiba, Berikut Nakes di Sulut yang Akan Divaksinasi Perdana

MANADO, publikreport.com – Sebanyak 15 ribu vaksin Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) telah tiba di Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 05 Januari 2021. Vaksin tersebut telah disimpan di gudang Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

Berikut data tenaga kesehatan (nakes) yang akan mendapatkan penyuntikan vaksinasi Covid-19 di Sulut.

  1. Kota Manado, 6,497 orang
  2. Kota Tomohon, 1,539 orang
  3. Kota Bitung, 1,309 orang
  4. Kota Kotamobagu, 1,375 orang
  5. Kabupaten Minahasa, 1,870 orang
  6. Kabupaten Minahasa Utara (Minut), 1,568 orang
  7. Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), 1,166 orang
  8. Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), 715 orang
  9. Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), 974 orang
  10. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), 936 orang
  11. Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), 726 orang
  12. Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), 503 orang
  13. Kabupaten Kepulauan Sangihe, 1,227 orang
  14. Kabupaten Kepulauan Talaud, 1,003 orang
  15. Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro), 702 orang

Total: 22,110 orang. Angka ini merupakan tenaga kesehatan atau sumber daya manusia kesehatan yang terverifikasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut hingga Senin 04 Januari 2021.

Vaksinasi Covid-19 dimulai 13 Januari 2021

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengungkapkan, pemerintah telah menjadwalkan penyuntikan perdana vaksinasi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) secara simbolis pada 13 Januari 2021, dilanjutkan pada 14-15 Januari 2021 di 34 provinsi se-Indonesia. Walaupun vaksinasi massal akan dilakukan, Tito mengingatkan, protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus tetap dilaksanakan.

“Kita jangan sampai kendor mengenai 3M ini, bukan hanya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara benar dan sering, tapi kerumunan. Ini bisa menjadi superspreader, percuma kita melakukan tracing, tidak ada gunanya kalau masih ada kerumunan,” kata Tito pada rapat koordinasi secara virtual tentang persiapan pelaksanaan vaksinasi dan penegakan protokol kesehatan, Selasa 05 Januari 2021.

Vaksinasi massal ini, menurut Tito, harus disosialisasikan dengan baik agar jangan menimbulkan keributan atau rush.

Sementara Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, masyarakat harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

“Narasi tentang vaksin ini jangan sampai nantinya membuat masyarakat menganggap setelah ada vaksin itu semuanya akan selesai. Tidak. Vaksin tidak akan seketika menghentikan Covid-19. Vaksin tidak akan bisa membuat orang yang tidak divaksin itu juga luput dari Covid-19,” tegasnya.

Kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, Doni menyerukan supaya bekerja keras untuk menambah kapasitas ruang isolasi rumah sakit dengan didukung pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga dimintanya untuk mendirikan posko mulai dari tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan.

Leave a Reply