Personil kepolisian mengawal ketat pengiriman vaksin Covid-19 hingga tiba di Bandara International Sam Ratulangi, Manado, Selasa 12 Januari 2021.
Personil kepolisian mengawal ketat pengiriman vaksin Covid-19 hingga tiba di Bandara International Sam Ratulangi, Manado, Selasa 12 Januari 2021.

Sulut Segera Gelar Vaksinasi Covid-19

MANADO, publikreport.com – Sesuai rencana, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, Jumat 15 Januari 2021, akan melaunching vaksinasi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) bertempat di Rumah Sakit (RS) Lapangan Covid-19 Kita Waya Manado. Olly bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan divaksin pertama kali.

Tahap awal, vaksinasi akan dilaksanakan di Kota Tomohon dan Manado selanjutnya ke-13 kabupaten dan kota di Sulut. Diketahui, sebanyak 23.670 dosis vaksin Covid-19 mulai didistribusikan, terutama ke Kota Tomohon dan Manado. Pendistribusian ini sesuai surat Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor SR.02.06/II/80/2021 tertanggal 08 Januari 2021 mengenai distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Saya optimis pelaksanaan vaksinasi di Sulut berjalan sebagaimana yang telah direncanakan dan diharapkan bersama,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Edwin Silangen pada rapat optimalisasi percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di Provinsi Sulut yang berlangsung secara virtual, Rabu 13 Januari 2021.

Melihat data epidemologis Covid-19 beberapa hari terakhir ini, Edwin mengatakan, perkembangan peta zonasi risiko dalam tiga minggu terakhir ini juga membaik. Pertambahan jumlah kasus harian semakin sedikit.

“Kiranya ini tidak membuat kita kendor dalam pelaksanaan tugas-tugas untuk terus optimal dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sulut,” ujarnya.

Kegiatan 3T (Tracing, Testing, Treatment) serta isolasi harus tetap dioptimalkan.

“Juga Laboratorium RT PCR di Sulut harus optimal pengelolaan dan penggunaannya,” tegasnya.

Upaya-upaya antisipasi penyebaran, menurut Edwin harus semakin intens dilakukan. Hal ini dapat dilakukan dengan sejumlah rencana, diantaranya kabupaten dan kota harus menambah ruang isolasi sebanyak 30 persen dari existing sekarang, perlu adanya penambahan ruangan dan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk perawatan diruang intensif (ICU Covid-19), disiplin penegakkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) harus diperketat, dan kegiatan 3T harus diperluas.

Leave a Reply