Wenseslaus Manggut, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
Wenseslaus Manggut, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Wens: Jurnalisme Tidak Jatuh Dalam Barang Dagangan

KOTAMOBAGU, publikreport.com – Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wenseslaus Manggut menjelaskan, lanskap media sekarang berbeda. Semua bisa bikin media.

“Misalnya, sisi produksi yang bikin konten juga bukan hanya kita (media). Distribusi 80 persen bukan dikendalikan oleh kita. Platform ini pikir kita bisnis, sehingga jadi barang dagangan. Namun jurnalisme tidak jatuh dalam barang dagangan. Klik bait, konten yang tidak bermutu. Tantangan kita adalah benahi dulu ekosistem, karena oksigennya disitu,” jelas Wens panggilan akrab Wenseslaus Manggut melalui zoom saat membuka Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-2 AMSI Sulawesi Utara (Sulut) di Hoten Sutanraja Kota Kotamobagu, Sabtu 16 Januari 2021.

Titik keseimbangan itu, menurut Wens, yang dinegosiasikan dengan platform. Media harus hidup, kemudian pandemi datang.

“Ekosistem fair tidak menjerumuskan jurnalisme menjadi komoditi. Ekosistem yang sehat, jurnalisme tidak tersesat dalam ekosistem yang tidak sehat,” terangnya.

Lalu bagaimana media di daerah merumuskan konten-konten lokal, Wens mengatakan, pandemi (Covid-19) mengajarkan pada proximity. Kedekatan dengan pembaca. Orang akan mencari berita-berita lokal.

“Di Manado daerah mana saja yang zona merah, dimana saja yang bisa bepergian. Informasi itu yang dicari orang sehingga meningkatkan traffic pembaca di media kita,” ungkapnya. | DORANG

Leave a Reply