Seorang anak kecil menggunakan baju cheongsam merah sambil memegang dua buah angpao (foto: mymodernmet.com/dekoruma.com)
Seorang anak kecil menggunakan baju cheongsam merah sambil memegang dua buah angpao (foto: mymodernmet.com/dekoruma.com)

Fakta Menarik Seputar Perayaan Imlek

RELIGI

Masyarakat keturunan Tionghoa akan menyambut hari raya Imlek. Perayaan Imlek ini dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 01 bulan pertama menurut kalender China dan berlangsung selama 15 hari. Setiap tahunnya perayaan Imlek dilambangkan dengan shio yang berbeda-beda.

Di samping itu, dalam perayaan Imlek terdapat banyak sekali fakta-fakta menarik. Di antaranya adalah awal mula perayaan tahun baru Imlek hingga sejumlah tradisi yang wajib dilakukan saat menyambut atau merayakan Imlek. Apa saja? Yuk, langsung saja simak delapan fakta menarik seputar Imlek dari Kania berikut ini!

Imlek Sudah Berlangsung Sejak Tahun 1600 SM

Ternyata perayaan tahun baru Imlek sudah berlangsung sejak tahun 1600 SM, tepatnya pada era Dinasti Shang. Pada saat itu masyarakat memiliki kebiasaan untuk memberikan persembahan kepada dewa dewi mereka. Tujuan pemberian persembahan tersebut untuk bersyukur dan memohon rezeki di tahun yang baru. Persembahannya berupa hewan dan budak. Namun, sejak perayaan Imlek tahun 221 SM, memberikan budak sebagai persembahan sudah ditiadakan lagi.

Mengucapkan “Gong Xi Fa Cai” saat Imlek

Mungkin kamu sering mendengar orang-orang mengucapkan kalimat “Gong Xi Fa Cai” pada saat Imlek. Mungkin kamu mengira arti dari kalimat tersebut adalah “Selamat Tahun Baru”, tapi perlu kamu ketahui bahwa kalimat tersebut bukan berarti selamat tahun baru, melainkan “Selamat dan Sejahtera”. Orang yang mengucapkan kalimat berkat ini pada hari raya Imlek akan mengepalkan dan merapatkan kedua tangannya di depan dada sambil digoyang-goyangkan ke depan belakang.

Bagi-Bagi Angpao saat Imlek

Bicara soal Imlek sangat identik dengan angpao. Inilah momen yang paling ditunggu oleh anak-anak dan juga dewasa yang belum menikah karena mereka akan mendapatkan angpao berisi sejumlah uang dari orang yang lebih tua dan sudah menikah. Filosofi pemberian angpao pada hari raya Imlek ini adalah saling berbagi rezeki.

Biasanya, angpao yang diberikan berwarna merah sesuai dengan warna yang identik dengan Imlek. Nominal uang yang diberikan pun tidak sembarangan, lho! Angka empat dan bilangan ganjil harus dihindari. Pasalnya, kedua jenis angka tersebut dipercaya akan membawa malapetaka.

Hari Raya Imlek Harus Serba Merah

Orang Tionghoa memercayai bahwa warna merah akan mendatangkan rezeki dan keberuntungan. Oleh karena itu, tidak heran kalau pada perayaan Imlek orang-orang Tionghoa menggunakan ornamen yang serba merah, mulai dari pakaian, aksesoris rambut, amplop angpao, lentera atau lampion, makanan, hingga dekorasi rumah. Namun, selain warna merah, warna emas juga sering ditemui dalam perayaan Imlek karena memiliki makna yang serupa.

Leave a Reply