Seorang anak kecil menggunakan baju cheongsam merah sambil memegang dua buah angpao (foto: mymodernmet.com/dekoruma.com)
Seorang anak kecil menggunakan baju cheongsam merah sambil memegang dua buah angpao (foto: mymodernmet.com/dekoruma.com)

Fakta Menarik Seputar Perayaan Imlek

Imlek Diramaikan dengan Petasan dan Barongsai

Tidak ada seorang pun yang mau menyambut tahun baru dengan nasib malapetaka. Itulah alasan mengapa ada banyak tradisi bagi orang Tionghoa untuk mengusir roh jahat yang membawa nasib buruk pada perayaan Imlek. Orang Tionghoa memiliki caranya sendiri untuk mengusir roh jahat.

Tradisi yang paling umum dilakukan untuk mengusir roh jahat pada saat Imlek adalah membakar petasan yang memiliki suara ledakan keras. Dengan demikian, roh jahat akan menjauh dan pergi. Ada juga tradisi barongsai yang mungkin sering kamu lihat di beberapa pusat perbelanjaan pada saat Imlek. Mahkhluk yang menyerupai singa ini membuat roh jahat ketakutan. Biasanya, barongsai menari dengan diiringi alunan musik keras dan meriah.

Tidak Boleh Bersih-Bersih Saat Imlek

Fakta menarik lainnya mengenai perayaan Imlek adalah masyarakat keturunan Tionghoa tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bersih-bersih pada saat hari raya Imlek, baik membersihkan rumah dengan alat kebersihan, seperti sapu dan pel, maupun membersihkan diri sendiri. Menyapu rumah saat perayaan Imlek dipercaya akan mengusir keberuntungan yang datang. Tak hanya itu, berkeramas saat Imlek juga berarti mengusir keberuntungan untuk diri sendiri.

Oleh karena itu, biasanya masyarakat keturunan Tionghoa akan bergotong royong membersihkan rumah sehari sebelum Imlek. Dengan demikian, rumah pun jadi punya ruang yang bersih untuk menyambut keluarga yang datang saat Imlek. Masing-masing orang juga akan mandi atau keramas sehari sebelum Imlek.

Ritual Buang Sial Sebelum Imlek

Biasanya, beberapa minggu sebelum Imlek salon-salon akan dipenuhi oleh masyarakat keturunan Tionghoa yang ingin potong rambut. Potong rambut ini dilakukan bukan hanya untuk memperbaiki penampilan saja, tapi masyarakat Tionghoa percaya dengan memotong rambut sebelum Imlek berarti mereka sudah membuang semua nasib buruk yang mengikuti selama setahun terakhir.

Makanan Wajib pada Perayaan Imlek

Apalah artinya sebuah perayaan Imlek tanpa makanan khas Imlek. Pada perayaan Imlek ini ada sejumlah makanan yang wajib ada dan semuanya memiliki makna khususnya masing-masing. Di antaranya ada mie goreng yang melambangkan umur panjang, ikan bandeng sebagai pelicin urusan bisnis, dan aneka hidangan babi untuk mengusir rasa malas.

Ada juga hidangan manis pada saat Imlek berupa lapis legit agar rezekinya berlapis, kue mangkok untuk rezeki yang bermekaran, dan kue keranjang untuk kehidupan yang manis. Sementara itu, buah yang wajib ada saat Imlek adalah jeruk bertangkai yang melambangkan kemakmuran dan kesejahteraan.

Setelah mengetahui delapan fakta menarik soal Imlek di atas, sekarang kamu tidak hanya sekedar merayakan saja, tapi juga sudah berbekal pengetahuan mengenai Imlek itu sendiri. Semoga Imlek kali ini menjadi lebih bermakna untukmu dan keluarga. Selamat merayakan tahun baru Imlek! | DEKORUMA.com

Leave a Reply