Ilustrasi distro-distro linux.
Ilustrasi distro-distro linux.

Distro-distro Linux Terbaik untuk Hacking, Server dan Edukasi

Anda tahu Debian? Nah! SparkyLinux dikembangkan berdasarkan cabang pengembangan Debian dan mempunyai beberapa Desktop Environment (DE). Contohnya saja LXDE, OpenBox/JWM, e17, MATE, dan LXQt.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ada dua versi dari distro ini; full edition dan base edition. Full edition berjalan langsung dengan beberapa aplikasi di dalamnya sehingga Anda tidak perlu menginstallnya, tapi tidak disarankan menjalankannya di komputer lama. Sedangkan base edition tidak terpasang dengan beberapa aplikasi berat, jadi pemrosesannya cukup ringan dan tidak membutuhkan terlalu banyak sumber daya sistem. Meski begitu, base edition mempunyai repository sendiri yang menyediakan banyak pilihan aplikasi sehingga Anda bisa menginstallnya sewaktu-waktu.

Distro Linux Terbaik Untuk Pemula

Linux terkadang masih cukup asing untuk beberapa orang. Menu dan penggunaannya cukup berbeda dengan Windows –sistem operasi yang cukup familiar dan mendarah daging. Supaya tidak bingung dan putus asa menggunakan Linux sebagai sistem operasi Anda saat ini, berikut ini beberapa distro Linux yang cukup mirip dengan sistem operasi pada umumnya:

1. Ubuntu

Saat mencari informasi mengenai Linux di internet, bisa dipastikan Anda pasti menemui Ubuntu. Ubuntu merupakan distro Linux yang sangat populer. Distro ini pula yang paling pas Anda gunakan untuk memulai belajar sistem operasi Linux.

Ubuntu dikenal dengan motonya Linux for human beings (Linux untuk manusia). Label tersebut muncul karena usaha gigih dari para pengembang supaya Ubuntu dapat berguna secara universal. Anda dapat mengoperasikan Ubuntu bahkan tanpa harus mempunyai kemampuan teknis. Hal tersebut berarti Ubuntu mampu mengatasi kesan “Linux=Command Line”. Itulah yang menyebabkan pengguna Ubuntu dapat berkembang cepat di seluruh dunia.

Ubuntu menawarkan proses instalasi yang cukup mudah. Instruksi instalasinya mempunyai beberapa panduan bahasa dengan tampilan sederhana. Anda pun dapat mencoba distro ini tanpa harus memasangnya ke dalam perangkat, yaitu menggunakan USB stick.

Ubuntu menggunakan interface dengan nama Unity. Unity menghadirkan tampilan sederhana dan membuat Anda dapat seproduktif mungkin. Anda dapat membuat shortcut aplikasi favorit melalui dock yang berada di sebelah kiri tampilan.

Setelah proses instalasi, Anda tidak perlu banyak proses instalasi manual. Meskipun bari diinstall, Ubuntu sudah menghadirkan beberapa aplikasi yang dapat membantu pekerjaan Anda. Tidak perlu khawatir dengan driver karena Ubuntu saat ini sudah mendukung banyak sekali driver. Jadi Anda tidak perlu menginstall driver satu persatu secara manual.

Leave a Reply