Razia tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Narkoba dan Satuan Intelkam Polres Kepulauan Sangihe di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kamis 25 Februari 2021, dini hari, berhasil mengamankan bahan kimia berupa sianida dan minuman keras jenis captikus di atas KM Barcelona dan KM Mercy Teratai.
Razia tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Narkoba dan Satuan Intelkam Polres Kepulauan Sangihe di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kamis 25 Februari 2021, dini hari, berhasil mengamankan bahan kimia berupa sianida dan minuman keras jenis captikus di atas KM Barcelona dan KM Mercy Teratai.

Sianida dan Captikus Diamankan di Pelabuhan Tahuna

KRIMINALITAS

SANGIHE, publikreport.com – Tim Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sangihe, Kamis 25 Februari 2021, sekitar jam 04.54 WITA, melakukan razia di Pelabuhan Nusantara Tahuna. Razia dilakukan di atas Kapal Motor (KM) Barcelona dan Mercy Teratai. Di atas KM Barcelona, tim yang terdiri dari Satuan Reserse Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang) dan Satuan Intelejen Keamanan (Intelkam) mendapati barang kimia sianida yang dikemas dalam empat kardus. Masih di kapal yang sama, tim juga mendapati minuman keras (miras) jenis captikus. Razia kemudian dilanjutkan ke KM Mercy Teratai. Di atas kapal tersebut, tim mendapati captikus.

Total barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan dini hari itu, sebanyak 107 botol atau sekitar 213 liter captikus dan 4 kardus atau sekitar 100 kg (kilogram) sianida.

“Para pemilik beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kepulauan Sangihe untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulut, Komisaris Besar (Kombes) Jules Abraham Abast.

100 kg sianida yang ditemukan diduga milik seorang pria berinisial ET (66), warga Kelurahan Tona 1, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Sedangkan miras jenis captikus yang dikemas dalam botol bekas air mineral 600 ml dan 1.000 ml (mili liter) yang juga didapati di atas KM Barcelona diduga milik seorang perempuan berinisial MT (49), warga Moade, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Miras captikus ini saat ditemukan disembunyikan di antara pakaian bekas yang dimasukkan dalam karung dan tas pakaian.

Sementara miras captikus yang ditemukan di atas KM Mercy Teratai yang juga dikemas dalam botol bekas air mineral u kuran 600 ml dan 15 kantong plastik ukuran 10 liter diduga milik seorang perempuan berinisial SL, warga Tapuang, Kecamatan Tahuna Timur. Captikus ini saat ditemukan disembunyikan di antara tomat dan bawang merah dalam kotak kayu. | ALFIAN TEDDY

Leave a Reply