You are currently viewing Gelaran PON XX Direncanakan 02-15 Oktober 2021

Gelaran PON XX Direncanakan 02-15 Oktober 2021

Desain besar olahraga nasional, Zainudin melanjutkan, disusun dari hulu hingga hilir, yaitu sejak dari kebugaran masyarakat yang menjadi sumber potensi talenta untuk atlet-atlet nasional. Kemenpora juga merencanakan akan membuat sepuluh sentra pemusatan latihan di beberapa daerah yang sesuaikan dengan potensi yang ada.

“Yang paling mendasar adalah potensi talenta ketika di Sekolah Dasar (SD). Tadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) juga memberikan respons yang sangat luar biasa positif, beliau akan melakukan tugasnya sesuai dengan apa yang ada dalam desain besar ini,” paparnya.

Sentra pemusatan latihan ini, Zainudin menjelaskan, akan berisi talenta berpotensi yang sudah terseleksi sejak dini. Selanjutnya pada usia SMA (Sekolah Menengah Atas) talenta muda tersebut akan ditempatkan pada Sekolah Khusus Olahraga (SKO) yang dimiliki Kemenpora. Juga sedang dipertimbangkan untuk menjadikan Hambalang sebagai sentra pemusatan latihan bagi atlet senior dan atlet yang sudah siap untuk bertanding.

“Ini adalah rangkaian panjang. Sebab untuk sebuah prestasi, menurut para pakar, minimal dibutuhkan waktu 10 tahun atau kira-kira 10.000 jam untuk bisa menuju prestasi,” jelasnya.

Target jangka panjang desain besar olahraga nasional itu, Zainudin memaparkan, adalah hingga tahun 2045, tetapi juga tercantum target jangka pendek dan menengah untuk Olimpiade tahun 2024 di Paris, Prancis, Olimpiade tahun 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat, dan Olimpiade tahun 2032 di mana Indonesia mengikuti bidding untuk menjadi tuan rumah.

“Kita tentu tidak hanya ingin menjadi tuan rumah tetapi prestasi juga kita harus torehkan. Oleh karena itu, dalam desain besar atau grand design ini kami menargetkan untuk 2032 itu kita berada pada posisi 10 besar, baik untuk Olimpiade dan tentu untuk Paralimpiade atau atlet-atlet disabilitas kita itu juga pada ranking yang tidak terlalu jauh,” paparnya.

Terkait desain besar olahraga nasional ini, Zainudin berharap, semua pihak terkait memberikan dukungan.

“Ini butuh dukungan. Dukungan pendanaan, dukungan infrastruktur, hubungan kerja sama antara kementerian dan lembaga, BUMN (Badan Usaha Milik Negara), perusahaan swasta, serta yang paling penting adalah dukungan dari daerah,” harapnya.

Desain besar ini, Zainudin mengatakan, adalah suatu perencanaan jangka panjang dan terstruktur untuk prestasi olahraga nasional.

“Desain besar ini akan kita dorong karena ini adalah suatu perencanaan tentang prestasi olahraga kita yang jangka panjang dan terdesain dengan bagus. Tidak ada prestasi yang kita dapatkan dengan by accident, prestasi harus kita dapatkan dengan by design,” bebernya. | DORANG

Leave a Reply