Gubenur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey dan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin pada pertemuan pembahasan pertambangan rakyat bersama kepala daerah se-Sulut yang wilayahnya terdapat PETI. Pertemuan berlangsung Selasa 30 Maret 2021.
Gubenur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey dan Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin pada pertemuan pembahasan pertambangan rakyat bersama kepala daerah se-Sulut yang wilayahnya terdapat PETI. Pertemuan berlangsung Selasa 30 Maret 2021.

Pertambangan Rakyat Dibahas Gubernur dan Kepala Daerah se-Sulut Bersama Kementerian ESDM

MANADO, publikreport.com – Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa 30 Maret 2021, mengumpulkan kepala daerah se-Sulut yang wilayahnya terdapat kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Mereka melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Energi Terbarukan (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ridwan Djamaluddin.

Dalam pertemuan itu, Olly berharap agar pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dapat disederhanakan dan dipercepat prosesnya, agar masyarakat dapat bekerja di wilayah berizin sesuai dengan regulasi yang ada dan mendapat pemasukan untuk kehidupannya yang layak.

Sementara itu, Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin mengatakan, dalam waktu dekat akan mengundang para kepala daerah untuk membahas khusus terkait pengusulan WPR dan langkah penanganan pertambangan rakyat yang sesuai ketentuan berlaku.

Selain membahas pertambangan rakyat di Sulut, Kementerian ESDM juga menggelar pertemuan terkait penanganan PETI dan Pengelolaan Pertambangan Rakyat di Indonesia yang dilaksanakan, 29-30 Maret 2021 yang diikuti secara daring (dalam jaringan) oleh Gubernur se-Indonesia serta kementerian/lembaga terkait.

Kegiatan ini merupakan koordinasi untuk menyamakan langkah dalam mengelola sumber daya mineral dan batubara, baik di pemerintah pusat maupun daerah dan lintas kementerian/lembaga.

Leave a Reply