Ketua AMSI Sulut dan KPU Kabupaten Minut menandatangani MoU. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan usai workshop di Hotel Swiss Bell Manado. Workshop berlangsung selama 31 Maret -01 April 2021.
Ketua AMSI Sulut dan KPU Kabupaten Minut menandatangani MoU. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan usai workshop di Hotel Swiss Bell Manado. Workshop berlangsung selama 31 Maret -01 April 2021.

KPU Minut Gandeng AMSI Sulut

MANADO, PUBLIKREPORTcom – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) bekerja sama dengan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut) menggelar workshop penulisan berita, tata kelola konten dan antisipasi hoax. Workshop berlangsung, Rabu-Kamis 31 Maret-01 April 2021, d Hotel Swiss Bell Manado. Kegiatan ini guna memperkuat peran kehumasan di KPU Minut. Sedangkan AMSI Sulut dilibatkan karena dinilai konsisten memerangi hoax lewat program cek fakta.

Ketua Divisi Sosialisasi, Parmas (Partisipasi Masyarakat) dan SDM (Sumber Daya Manusia) KPU Kabupaten Minut, Darul Hallim mengatakan, penguatan fungsi kehumasan sangat bermanfaat bagi KPU terlebih dalam menjalin hubungan kelembagaan. Karena humas (hubungan masyarakat) dapat meningkatkan citra dan reputasi instansi di mata publik.

“Saya berharap semua yang ikut kegiatan ini menyerap materi yang disampaikan dengan baik. Karena materi yang diberikan sangat bermanfaat,” kata Darul saat menutup kegiatan.

Ketua AMSI Wilayah Sulut, Agustinus Hari menjelaskan, pentingnya pers termasuk humas untuk menjalankan fungsi edukasi kepada publik.

AMSI tidak bisa bekerja sendiri menjalankan hal ini, sehingga perlu kolaborasi dengan banyak stakeholder agar hoaks bisa dicegah dari hulunya,” ujarnya.

AMSI Wilayah Sulut, Agustinus mengungkapkan, pada Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) 09 Desember 2020, melaksanakan cek fakta. Cek fakta digelar untuk menekan peredaran misinformasi dan disinformasi selama Pilkada.

“Berita bohong dalam bentuk misinformasi dan disinformasi banyak muncul selama pesta demokrasi. Karena itu, peran media sebagai rujukan masyarakat sangat penting dengan melakukan cek fakta,” jelasnya.

Di akhir workshop dilakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara AMSI Wilayah Sulut dan KPU Kabupaten Minut tentang peningkatan kapasitas SDM Badan Koordinasi Kehumasan Pemerintah (Bakohumas) KPU Kabupaten Minut.

Diketahui, selama workshop para peserta selain diberikan berbagai materi juga dilatih membuat berita, mengenal tools yang mempermudah pengecekan fakta serta pemaksimalan publikasi berita kelembagaan.

Materi sekaligus praktek disampaikan pengurus dan anggota AMSI Wilayah Sulut, masing-masing Ady Putong (Teori dan Praktek Penulisan Berita Kehumasan), Supardi Bado (Mengenal Hoax dan Perkembangannya), Fahmi Gobel ( Tata Kelola Media Sosial dalam Membentuk Citra Instansi), Finda Muhtar (Perkembangan Media, Etika dan Peran Humas di Era Disrupsi) dan Ronny Buol (Optimalisasi Humas dalam Pencegahan dan Antisipasi Hoax). | DORANG

Leave a Reply